Bersama Bhabinkamtibmas Desa Bobol, Kapolsek Sambangi Kakek 73 Tahun yang Hidup Sebatangkara

0

Bojonegoro – Hidup sebatangkara disebuah rumah yang berukuran 2×3 yang bisa dibilang tidak layak huni, dimana kerangka rumahnya dari kayu tanpa tiang utama yang sudah keropos dan hampir rubuh, dinding rumah dari anyaman bambu yang sudah banyak lubang dan atap rumah dengan genteng yang sudah banyak yang pecah, sehingga jika ada hujan disertai angin, air hujan masuk kedalam rumah menggugah keprihatinan Kapolsek Sekar AKP Supriyo untuk menyambangi rumah Kakek Panidin (73) warga Desa Bobol Kecamatan Sekar pada hari Jum’at (08/12/2017) sore sekira pukul 16.00 WIB.

Dengan ditemani Bhabinkamtibmas Desa Bobol Brigadir Ahmid Riono dan Kepala Dusun (Kasun) Desa Bobol, Kapolsek Sekar sambangi rumah Mbah Panidin sekaligus memberikan bantuan sosial berupa paket sembako dan pakaian layak pakai dengan harapan dapat sedikit meringankan beban hidup Mbah Paridin yang hidup sebatangkara.

 

 

 

Kepada tribratanewsbojonegoro.com, Kapolsek Sekar mengucapkan bahwa sesuai program Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si yaitu “Polisi Peduli”, dimana sebuah program yang telah dijalankan oleh Kapolres Bojonegoro semenjak Kapolres menjabat pertama kalinya sebagai Kapolres Bojonegoro dan harus dilaksanakan oleh seluruh anggota dengan bertujuan agar para anggota lebih memiliki rasa empati terhadap sesama yang kekurangan, sehingga dapat meningkat kepercayaan masyarakat atas pelayanan Kepolisian.

“Selain menegakkan hukum, Polisi juga memiliki program sosial dengan peduli terhadap sesama yang kekurangan”, ucap Kapolsek.

Kepada Mbah Paridin yang sudah lanjut usia, selain memberikan bantuan sosial, Kapolsek juga berpesan untuk berhati-hati dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari serta menjaga kesehatannya. Selain itu juga menyarankan untuk ikut dengan salah satu saudara yang masih ada di Desa Bobol untuk merawatnya.

Perlu diketahui bersama juga, bahwa berdasarkan informasi dari Kepala Desa Bobol, pihak Pemerintah Desa secepatnya akan membuatkan sebuah rumah yang layak huni untuk Mbah Panidin di dekat rumahnya diatas tanah yang masih milik Mbah Panidin, dimana hal tersebut sesuai permintaan Mbah Panidin kepada Pemerintah Desa saat Mbah Panidin ditanyai permintaannya pada kunjungan sebelumnya.

Comments

comments

Share.

About Author