Diduga Akibat Bediang, Kandang Milik Warga Tambakrejo Terbakar

0

Bojonegoro – Peristiwa kebakaran menghanguskan kandang milik Karno (61) warga Dusun Ngesrep Desa Mulyorejo RT 008 RW 002 Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (27/12/2017) sekira pukul 01.30 WIB dini hari tadi. Diduga sumber api berasal dari bediang atau perapian untuk mengusir nyamuk, yang sengaja dinalakan di dalam kandang tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun sebagian dinding dan atap kandang tersebut ludes terbakar dan korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 15 juta.

Kapolsek Tambakrejo AKP HM Mohtarom SH, kepada awak media ini menerangkan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologi peristiwa tersebut bermula pada Rabu (27/12/2017) sekira pukul 01.30 WIB, korban mendengar suara ayam miliknya berlarian dari kandang sapi yang kemudian korban segera mengecek dan ternyata rumah kandang miliknya telah terbakar.

“Kemudian korban berteriak membangunkan istrinya dan segera meminta tolong pada warga sekitar<” terang Kapolsek.

Mendengar teriakan korban, para tetangga segera berdatangan guna membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menghubungi Dinas Pemadam kebakaran dari Pos Ngambon.

“Warga berdatangan memadamkan api dan tak lama kemudia datang mobil pemadam api dari Dinas Pemadam Kebakaran Pos Ngambon,” lanjut Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga sumber api berasal dari bediang atau perapian untuk mengusir nyamuk, yang sengaja dibuat di dalam kandang milik korban tersebut.

“Diduga api bediang merembet dan membakar dinding hingga akhirnya api membesar,” terang Kapolsek.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun sebagian dinding dan atap kandang tersebut ludes terbakar.

“Korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 15 juta.” pungkas Kapolsek.

Sementara menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro Sukirno, bahwa Dinas Kebakaran Pos Ngambon menerima laporan sekira 01.50 WIB dan langsung mengirimkan 1 (satu) unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 4 (empat) orang personel.

“Mobil pemadam kebakaran terkendala akses jalan menuju lokasi kejadian yang sempit,” terang Sukirno.

Selanjutnya dengan dibantu warga sekitar, setelah dilakukan penyemprotan, api berhasi dipadamkan.

“Api benar-benar dapat dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB,” terang Sukirno.

Comments

comments

Share.

About Author