Diduga Tersengat Listrik, Seorang Warga Trucuk Ditemukan Meninggal Dunia

0

Bojonegoro – Seorang warga Desa Kanten RT 011 RW 002 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro bernama Warsono bin Dasun (59), pada Jumat (10/11/2017) sekira pukul 11.00 WIB siang tadi, ditemukan meninggal dunia di tegalan miliknya. Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang bernama Sumiati (60) dan diduga korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat memperbaiki pompa air yang ada dikebun miliknya.

Menurut Keterangan Kapolsek Trucuk, AKP Singgih Sujianto SH, yang dihimpun dari keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Jumat (10/11/2017) sekira pukul 11.00 WIB, saksi Sumiati (60), yang masih tetangga korban hendak pergi ke hutan. Sesampainya di lokasi kejadian, saksi mendapati korban sudah tergeletak dengan posisi terlentang.
“Kemudian saksi berteriak-teriak meminta tolong pada warga sekitar,” terang AKP Singgih.

Mendengar teriakan saksi, warga masyarakat segera berdatangan dan berupaya menolong korban. Namun korban diketahui sudah tidak bernyawa lagi. Kemudian warga masyarakat setempat membawa jenazah korban ke rumah duka yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian.
”Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan melaporkan ke Polsek Trucuk,” imbuh Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah pihaknnya menerima laporan adanya kejadian tersebut, Kapolsek bersama anggota langsung mendatangi tempat tejadian perkara (TKP), guna melakukan identifikasi dan olah TKP.
Berdasarkan pemeriksaan di TKP, diketahui bahwa panjang mayat 160 sentimeter, kulit sawo matang, rambut dipotong gundul, korban memakai celana kolor pendek warna hitam.

“Petugas menemukan barang bukti berupa sebuah alat pemotong kawat atau catut yang diduga dipergunakan oleh korban untuk memperbaiki pompa air tersebut.” terang Kapolsek.

Sementara berdasarkan pemeriksaan tim medis terdapat luka bakar bekas tersengat listrik di telapak tangan sebelah kanan kurang lebih 7 sentimeter dan terdapat luka bakar bekas tersengat listrik di dada kurang lebih 15 sentimeter.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab kematian korban murni karena tersengat aliran listrik,” terang Kapolsek.

Setelah dilakukan musyawarah bersama keluarga korban maka keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut karena kecelakaan dan tidak akan melakukan penuntutan kepada siapapun yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan.

“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman,” pungkas Kapolsek.

Comments

comments

Share.

About Author