Dua ABG Ini Cabuli Anak SMP Hingga Hamil 5 Bulan

0

Purwosari – Seorang bapak, warga Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, tergopoh-gopoh datang ke Mapolsek Purwosari, Kamis (17/12) pagi sekira pukul 09.00 WIB. Dia melaporkan dua keponakan yang masih ingusan ke polisi karena telah menghamili anak perempuan kesayangannya.

Padahal anak perempuan, berinisial DN, itu masih duduk dibangku SMP. Saat ini dia harus menanggung malu karena telah hamil lima bulan.

Dua anak baru gede (ABG) yang dilaporkan itu adalah AU (14), pelajar kelas VI SD dan ANK (15), pelajar kelas VIII SMP di Kecamatan Purwosari. Keduanya diduga telah mencabuli DN (14), yang masih terhitung sepupu kedua pelaku.

Menurut penuturan keluarga korban kepada polisi, kedua pelaku, AU dan ANK, telah menyetubuhi korban DN. Bahkan pelaku AU melakukan perbuatan tak senonohnya itu hingga tiga kali. Sementara pelaku ANK hanya sekali menyetubuhi korban.

Terkait lokasi pencabulan, dua kali dilakukan di sebuah rumah kosong dan  sekali di rumah korban DN ketika orang tuanya bepergian.

“Diperkirakan pencabulan tersebut terjadi sekitar bulan Mei tahun 2015, TKP di rumah kosong milik Rdy, tetangga samping rumah korban,” ungkap Kapolsek Purwosari AKP Susilo Teguh Priyono kepada beritabojonegoro.com, Kamis (18/12).

AKP Susilo menerangkan, berdasarkan keterangan keluarga dan pengakuan korban, diperoleh kronologi pencabulan sebanyak tiga kali oleh dua anak ingusan tersebut.

Kejadian pertama, sekitar Mei 2015, korban DN diajak oleh AU mencari cicak di rumah kosong milik Rdy, tetangga samping rumah korban. Kemudian korban digelandang dan dipaksa melakukan hubungan layaknya suami istri.

“Saat itu korban dipaksa dengan ancaman sebuah pisau lipat jenis pemes. Sehingga korban menuruti kemauan pelaku dan tidak melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya,” tutur Kapolsek.

Kelakuan bejat AU ternyata tidak hanya sekali itu saja. Rupanya ABG ini ketagihan. Sehingga terjadilah pencabulan kedua. Persisnya, selang lima hari usai pencabulan pertama, sekira pukul 15.30 WIB, pelaku AU kembali menggelandang korban DN ke tempat rumah kosong itu. Dan cara yang sama, pelaku memaksa korban melakukan persetubuhan lagi.

Paling memilukan adalah pencabulan yang ketiga. Selang seminggu lebih, sewaktu orang tua korban bekerja di sawah, pelaku AU datang lagi ke rumah korban DN.  Kali ini dia tidak sendiri. Dia mengajak serta temannya, ANK. Keduanya lalu memaksa korban DN melakukan persetubuhan. Keduanya bergantian mencabuli korban.

“Selanjutnya kasus ini akan ditindak lanjuti dalam proses sidik UPPA Polres Bojonegoro,” tandas AKP Susilo Teguh Priyono. (humas)

 

*) Ilustrasi dari palangkapost.com

Comments

comments

Share.

About Author