Kebakaran Hanguskan Penggergajian Kayu di Baureno, Kerugian Capai Rp 150 Juta

0

Bojonegoro – Robawi Abni (46), warga Desa Tlogoagung RT 002 RW 001 Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (03/09/2017) sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi. Belum diketahui asal sumber api dan saat ini penyebab kebakran masih dalam penyelidikan petugas. Akibat kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta.

Menurut keterangan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Pos Bantu Baureno menerima laporan sekira pukul 06.15 WIB. Selanjutnya, Dinas Pemadam Kebakaran Pos Bantu Baureno mengirimkan 2 unit mobil pemadam kebakaran berikut 6 orang personil dan tiba di lokasi sekira pukul 07.27 WIB.

“Saat petugas datang di lokasi, api sudah hampir menghanguskan seluruh bangunan berikut isinya dan api baru benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 06.50 WIB,” terang Sukirno.

Secara terpisah, Kappolsek Baureno, AKP Marjono SH, kepada media ini menerangkan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Minggu (03/09/2017), sekira pukul 06.00 WIB, saksi Karjono (46) yang masih saudara korban dan tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, melihat api telah membakar bangunan penggergajian kayu tersebut.

“Saat itu kobaran api sudah cukup besar membakar bangunan tersebut sehingga saksi segera berteriak meminta tolong kepada warga sekitar,” terang AKP Marjono.

Mengetahui kejadian tersebut, selanjutnya warga berusaha memadamkan api dengan cara manual menggunakan peralatan seadanya. Selanjutnya perangkat desa setempat segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kecamatan Baureno, guna membatu memadamkan api.

”Kemudia peristiwa tersebut juga dilaporkan ke Polsek Baureno.” lanjut AKP Marjono.

Setelah menrima laporan, petugas segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan identifikasi dan olah TKP dan saat petugas sampai di lokasi kejadian, seluruh bangunan dan peralatan penggergajian serta barang-barang yang terdapat di dalam tempat usaha tersebut, hampir seluruhnya ludes terbakar.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan Rp 150 juta,” imbuh Kapolsek.

Selain itu, 2 (dua) unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Pos Baureno, berupaya memadamkan api.

“Setelah dilakukan penyemprotan selama kurang lebih 30 menit, kobaran api dapat dipadamkan,” lanjut Kapolsek.

Adapun rumah yang terbakar tersebut berukuran lebar 6 meter dan panjang 12 meter, yang terbuat dari bangunan kayu dengan atap seng. Sedangkan di dalam bangunan tersedbut terdapat peralatan penggergajian dan pertukangan serta bahan kayu dan kusen.

“Belum diketahui asal sumber api dan saat ini petugas masih meminta keterangan saksi-saksi guna mengungkap penyebab kebakaran tersebut,” pungkas Kapolsek.

Comments

comments

Share.

About Author