Korban Tenggelam di Bengawan Solo Belum Ditemukan, Pencarian Sementara Dihentikan

0

Bojonegoro – Pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo. yang dilakukan Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro dan dari Sat Sabhara Polres Bojonegoro, hingga Jumat (01/09/2017) pukul 18.00 WIB petang tadi, masih belum membuahkan hasil. Karena cuaca yang tidak memungkinkan, untuk sementara malam ini proses pencarian dihentikan dan rencananya akan dilanjutkan besok pagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang pelajar Madrasah Aliyah, Pondok Pesantren Abu Dzarrin Sumbertlaseh Dander Kabupaten Bojonegoro, bernama M Khoirur Rozak (16), warga Desa Bangilan Kecamtan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (01/09/2017) sekira pukul 11.30 WIB siang tadi dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo turut wilayah Dukuh Madean Kelurahan Jetak Kecamatan Bojonegoro Kota. Saat itu, korban bersama 6 (enam) orang temannya, sedang mencuci usus hewan kurban di sungai Bengawan Solo.

Baca : Cuci Usus Hewan Kurban di Sungai Bengawan Solo, Seorang Pelajar MA Abu Dzarrin Tenggelam

Menurut keterangan Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sujarwo SSTP MM, Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro dan Sat Sabhara Polres Bojonegoro, sejak menerima laporan langsung melakukan pencarian di tempat kejadian musibah.

“Tim SAR Gabungan BPBD Bojonegoro akan menurunkan 2 (dua) unit perahu karet bermesin dengan kekuatan 12 personil ditambah 2 (dua) unit kanno dari Sat Sabhara Polres Bojonegoro berikut 13 personil dari anggota Sat Sabhara.” terang Andik.

Namun, hingga petang tadi, korban masih belum diketemukan. Sehubungan kondisi cuaca mulai gelap, untuk sementara pencarian dihentikan. “Rencananya besok pagi pencarian akan dilanjutkan,” terang Andik Sujarwo.

Andik menambahkan, bahwa besok pagi rencananya BPBD Bojonegoro akan menurunkan 3 (tiga) unit perahu karet bermesin. Selain itu BASARNAS Kantor Surabaya juga akan membantu melakukan pencarian dan akan menerjunkan 1 (satu) unit perahu dengan kekuatan 8 personil. “

Malam ini Tim BASARNAS Surabaya sudah meluncur ke Bojonegoro,” pungkas Andik .

M Khoirur Rozak (16), sebelum tenggela saat itu bersama 6 (enam) orang temannya sedang mencuci usus hewan kurban dan saat sedang membersihkan usus tersebut, ternyata ada usus yang terbawa arus sungai sehingga, teman korban yang bernama Zaefudin Zuhri (16), berusaha mengambil usus tersebut, namun saat itu Zaefudin Zuhri kelelahan dan tidak kuat berenang serta hampir tenggelam.
Mengetahui hal tersebut, korban berusaha menolong temannya yang hendak tenggelam, namun justru korban sendiri yang akhirnya tenggelam, sementara temannya, Zaefudin Zuhri, terselamatkan.

Comments

comments

Share.

About Author