Korban Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

0

Bojonegoro – Upaya pencarian M Khoirur Rozak (16), korban tenggelam di sungai Bengawan Solo akhirnya membuahkan hasil. Pada Jumat (01/09/2017) sekira pukul 23.25 WIB malam tadi, korban ditemukan oleh warga, tak jauh dari lokasi tenggelamnya korban. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sejak dilaporkan tenggelam, Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro dan dari Sat Sabhara Polres Bojonegoro, langsung melakukan pencarian dan hingga Jumat (01/09/2017) pukul 18.00 WIB kemarin petang, korban masih belum diketemukan. Karena malam dan cuaca yang tidak memungkinkan, untuk sementara proses pencarian dihentikan dan rencananya akan dilanjutkan pagi ini, namun korban ternyata telah ditemukan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, M Khoirur Rozak (16), pelajar Madrasah Aliyah, Pondok Pesantren Abu Dzarrin Sumbertlaseh Dander Kabupaten Bojonegoro, asal Desa Bangilan Kecamtan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (01/09/2017) sekira pukul 11.30 WIB kemarin siang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo turut wilayah Dukuh Madean Kelurahan Jetak Kecamatan Bojonegoro Kota. Saat itu, korban bersama 6 (enam) orang temannya, sedang mencuci usus hewan kurban di sungai Bengawan Solo.

Baca : Cuci Usus Hewan Kurban di Sungai Bengawan Solo, Seorang Pelajar MA Abu Dzarrin Tenggelam

Baca : Korban Tenggelam di Bengawan Solo Belum Ditemukan, Pencarian Sementara Dihentikan

Menurut keterangan Wakapolsek Bojonegoro Kota, AKP Subarata, bahwa kronologi penemuan jenazah korban bermula setelah pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan dihentikan sementara, upaya pencarian dilanjutkan dengan cara melakukan pengamatan dari tepi sungai Bengawan Solo dan dengan menggunakan perahu warga sambila menggunakan lampu senter.

“Anggota Tim SAR bersama warga dan keluarga korban melakukan pencarian dengan melakukan pengamatan dari pinggir Bengawan Solo,” terang AKP Subarata.

Selanjutnya, sekira pukul 23.10 WIB, dilaksanakan pencarian dengan menggunkan sampan atau perahu milik warga dengan bantuan jangkar dan sekira pukul 23.25 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dengan menggunakan perahu Tim SAR,” lanjut Wakapolsek.

Selanjutnya jenazah korban di bawa ke RSUD Bojonegorodengan memggunkan kendaraan mobil SAR BPBD Bojonegoro dengan pengawalan Mobil Sabhara Polres Bojonegoro.

“Sekitar pukul 00.10 WIB, jenazah korban tiba di kamar jenazah RSUD Bojonegoro,” imbuh Wakapolsek.

Selanjutnya dilaksnakan proses Visum luar di saksikan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban dinyatakan meninggal karena tenggelam,” terang Wakapolsek.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, keluarga korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, tidak akan menuntut pihak manapun atas musibah yang menimpa anaknya tersebut. Dan setelah dibuatkan berita-acara, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Setelah dilakukan visum, sekira pukul 01.15 WIB jenazah koban di serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” pungkas Wakapolsek.

Comments

comments

Share.

About Author