Laporan Orang Hilang, Remaja Asal Kasiman Yang Dilaporkan Hilang Telah Ditemukan di Cepu

0

Bojonegoro – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Kamis (24/08/2017) kemarin siang, seorang gadis bernama Nimas Novita Fatimatus Zharo (13), pelajar asal Desa Kasiman RT 003 RW 004 Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro. dilaporkan oleh ayahnya, Purnomo ke Mapolsek Kasiman, karena telah meninggalkan rumah sejak Selasa (22/08/2017) sekira pukul 19.00 WIB lalu.
Dan setelah dilakukan pencarian oleh keluarganya dengan dibantu oelh pemuda desa setempat, akhirnya pada Kamis (24/08/2017) tadi malam, anak tersebut telah diketemukan, sedang bergabung dengan komunitas anak punk, di wilayah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Kapolsek Kasiman AKP HM Ridwn SH, kepada awak media ini menerangkan bahwa pada Jumat (25/08/2017) pagi ini, pihaknya telah menerima telepon dari Purnomo, orang tua Nimas Novita Fatimatus Zharo (13), yang melaporkan bahwa anaknya yang dilaporkan hilang tersebut, setelah dilakukan pencarian dengan meminta bantuan pada pemuda desa setempat, akhirnya diketemukan di wilayah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora,

“Maaf pak, ini anak saya sudah ketemu bergabung dengan anak-anak punk di Cepu,” terang AKP HM Ridwan, menirukan penjelasan Purnomo.

Kapolsek menambahkan, bahwa menurut keterangan Purnomo, kronologi ditemukannya Zharo (13), bermula pada Kamis kemarin, Purnomo meminta bantuan pada pemuda desa setempat untuk membantu melakukan pencarian terhadap anaknya.

“Ini tadi anak-anak yang membantu melakukan pencarian dengan menghadang anak-anak punk, hingga akhirnya diketahui keberadaan Zahro,” lanjut Kapolsek,

sesuai keterangan orang tuanya.
Masih mengutip keterangan Purnomo, Kapolsek menyampaikan, bahwa komunita anak punk khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Cepu, saat ini sedang giat mencari anggota baru.

“Maaf nggih jadinya merepotkan pak polisi. Sekarang ini anak punk memang sedang mencari anggota baru,” jelas Kapolsek.

Menyikapi peristiwa tersebut, melalui media ini Kapolsek Kasiman tak lupa menyampaikan himbauan kepada anak-anak dari komunitas punk, agar segera menghentikan aktivitas dan pergaulan mereka yang saat ini mulai menimbulkan keresahan di masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta tindak kriminalitas.

“Selain itu, kepada para orang tua agar selalu menjaga dan mengawasi tingkah laku serta pergaulan anak-anaknya yang masih remaja, agar tidak terbawa dalam pergaulan dan lingkungan yang salah.” pungkas Kapolsek.

Comments

comments

Share.

About Author