Mega Pro Tabrak Honda Beat Dari Belakang, Tiga Orang Luka-Luka

0

Bojonegoro – Kecelakaan antara dua sepeda motor terjadi pada Senin, (15/05/2017) sekira pukul 19.15 WIB tadi malam, di jalan raya Bojonegoro – Ngawi, tepatnya turut wilayah Desa Purworejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro. Sepeda motor Honda Mega Pro menabrak dari belakang sepeda motor Honda Beat yang hendak berbelok, akibatnya kedua pengendara dan seorang pembonceng, mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Mega Pro nomor polisi S 6532 AJ, yang dikendarai Trimo (47) warga Desa Nganti RT 007 RW 002 Kecamatan Ngraho dengan sepeda motor Honda Beat nomor polisi S 5119 AJ, yang dikendarai Supatmi (42) berboncengan dengan Sukartini (40), keduanya warga Desa Tebon RT 005 RW 002 Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro.

Menurut keterangan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Mukari, yang dihimpun dari keterangan saksi-saksi, bahwa kecelakaan tersebut bermula sepeda motor Honda Beat nomor polisi S 5119 AJ, berjalan dari arah utara ke selatan, sesampai di lokasi kejadian, bermkasud belok ke kanan. Pada saat yang bersamaan, searah dibelakangnya berjalan sepeda motor Honda Mega Pro nomor polisi S 6532 AJ, yang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Karena jarak yang sudah dekat dan pengendara sepeda motor Honda Mega Pro berjalan dengan kecepatan tinggi serta kurang konsentrasi terhadap arus lalu lintas yang ada di depannya, akhirnya terjadi laka lantas tersebut,” terang IPDA Mukari, Selasa (16/05/2017).

IPDA Mukari menambahkan, saat ini peristiwa kecelakaan tersebut telah ditangani Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro.
“Akibat laka-lantas tersebut kedua pengendara dan pembonceng mengalami luka dan dirawat di RSUD Padangan,” imbuhnya.

Tak henti-hentinya, melalui media ini IPDA Mukari menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara, jika hendak mendahului atau menyeberang, pastikan bahwa arus lalu-lintas baik dari depan dan belakang atau dari kiri maupun kanan, benar-benar aman.
“Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, selain itu perhatikan juga kecepatan kendaraan,” imbaunya.

Berdasarkan data kepolisian, sebagian besar kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara.
“Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan,” pungkasnya.

Comments

comments

Share.

About Author