Menyamar Sebagai Santri di Acara Gema Sholawat, 7 Orang dari Luar Kota Diamankan Sat Reskrim Polres Bojonegoro Karena Mencuri Handphone

0

Bojonegoro – Waspadalah! Waspadalah!”…. Itulah kalimat yang selalu diucapkan oleh Bang Napi dan yang harus selalu kita ingat saat bepergian ataupun ditempat keramaian. Betapa tidak, di tengah kerumunan acara Sholawat, ternyata ada juga orang yang tega memanfaatkan kesempatan untuk melakukan aksi pencurian.

Seperti yang telah dirilis oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro, pada Selasa (17/04/2018) pagi di halaman Mapolres Bojonegoro, di acara Gema Sholawat Al Birru Pertiwi Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di Masjid Al Birru Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, pada Sabtu (14/04/2018) malam, ada sebanyak 9 (sembilan) orang yang diamankan oleh Sat Reskrim Polres Bojonegoro karena disangka telah melakukan pencurian Handphone.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro, SH, SIK, MSi, saat memimpin konferensi pers menyampaikan, bahwa para tersangka melakukan aksinya secara berkelompok. Mereka sebelumnya mendapatkan informasi melalui Facebook terkait adanya kegiatan Gema Sholawat yang dihadiri oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf hingga mereka berkumpul dan berangkat ke Bojonegoro dengan berpura-pura menjadi rombongan santri untuk mengikuti acara shalawatan di masjid Al Biru dan mencari sasaran korban yang lengah.

“Para tersangka berasal dari luar Bojonegoro, mereka melakukan pencurian secara berkelompok,” terang Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro.

Penangkapan para tersangka sendiri, dikatakan oleh Kapolres Bojonegoro bermula adanya informasi yang diterima petugas, bahwa adanya korban yang kehilangan barang berupa Handphone pada acara Sholawat di Masjid Al-Birru, selanjutnya anggota Satreskrim Polres Bojonegoro melakukan penyisiran dan penangkapan terhadap 7 tersangka dalam 1 mobil di selatan perumahan Bumi Damai Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

“Mereka ditangkap malam itu juga oleh anggota dalam satu mobil, dan dari tangan mereka didapati 16 buah Handphone dengan berbagai merk,” ucap Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Adapun para tersangka diantaranya adalah Inisial “MRSD”, Perempuan, Umur 32 tahun, Swasta, alamat Desa Tarokan Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo,: SF Laki-laki, Umur 41, Swasta, alamt Jl. Wr. Supratman Kelurahan Jati Kecamatan Manyangan Kota Probolinggo,: M. HMBL, Laki-laki, umur 47 tahun, Islam, Swasta, alamat Desa Plosokerep Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang,: ADK laki-laki, Umur 34 tahun, Swasta, alamat Jl. Muharto 5B Kecamatan Kedung Kadang Kabupaten Malang,: LTL, Perempuan, Umur 34 tahun, swasta, alamat Desa Sukolilo barat Kecamatan Lubang Kabupaten Bangkalan,: M. SHR, Laki-laki, swasta, alamat Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Kota Surabaya,: SMT laki- laki, umur 48 tahun swasta Kelurahan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

“Ada 7 yang berhasil kita amankan, dan tiga kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) ucap AKBP Wahyu S Bintoro.

Petugas juga mengamankan 1 buah HP merk iphone 6s plus warna rosegold, 1 buah HP merk Asus Zenfone warna hitam, 1 buah HP merk Samsung warna putih, 1 buah HP merk Lenovo warna hitam, 1 buah HP merk Samsung J2 Prime warna silver, 1 buah HP merk Aldo warna hitam kombinasi putih, 2 buah HP merk Oppo warna hitam, 1 buah HP merk Samsung J1 Ace warna hijau, 1 buah HP merk Sony warna hitam, 1 buah HP merk Evercross warna hitam, 1 buah HP merk Xiaomi redmi 4x warna hitam, 1 buah HP merk Samsung J1 mini warna gold, 1 buah HP merk huawei warna gold, 1 buah HP merk xiaomi redmi 1s warna dark grey, 1 buah HP merk Evercross warna putih kombinasi hitam, 1 buah mobil Elf warna biru plat N7036UV dengan tulisan WIJAYA TRANS.

Comments

comments

Share.

About Author