Operasi Patuh Hari Kedelapan, Petugas Tilang 133 Pelanggar dan Berikan 8 Teguran

0

Bojonegoro – Operasi Patuh Semeru 2017 dihari kedelapan, pada hari Selasa (16/05/2017) pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB siang tadi, petugas jajaran Sat Lantas Polres Bojonegoro bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, laksanakan razia dengan sistem hunting keliling didalam kota Bojonegoro dan penggelaran pasukan di dua titik. Dalam razia kali ini petugas telah menindak sebanyak 141 pelanggar, terdiri dari 133 pelanggar diberikan tilang dan sebanyak 8 pelanggar diberikan teguran.

Sebagaimana disampaikan Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Sat Lantas Polres Bojonegoro, Ipda AN Hidayat, yang bertindak selaku komandan razia, bahwa pelaksanaan razia pada hair ini dititik-beratkan pada penindakan pelanggaran lalu-lintas, dengan sasaran pelanggaran marka lurus, pengendara sepeda motor tanpa helm pengaman dan pengendara yang melanggar rambu satu arah serta kendaraan yang bermuatan melebihi batas.

“Selain sistem hunting, dilakukan juga penggelaran anggota  di titik Bundaran Sumbang dan pertigaan Panglima Polim.” terangnya.

Ipda AN Hidayat menambahkan, bahwa selama masa dilaksanakan Operasi Patuh Semeru 2017 ini, masih banyak dijumpai pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, yang melakukan pelanggaran,  baik pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan,  pelanggaran kelengkapan memakai atribut kendaraan,  pelanggaran tidak menggunakan sabuk keselamatan dan helm pengaman dan pelanggaran rambu lalu-lintas serta marka jalan.

“Banyaknya jumlah pelanggaran yang didapati petugas, mengindikasikan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan,” tegasnya.

Melalui media ini, tak lupa IPDA Dayat mengingatkan kepada pengendara kendaraan baik roda empat maupun roda dua untuk selalu melengkapi dokumen yang sah kendaraan serta penggunaan kendaraan sesuai dengan peruntukannya. Selain itu juga untuk selalu memakai kelengkapan atribut kendaraan dan menggunakan kelengkapan keselamatan seperti sanbuk keselamatan dan helm pengaman serta selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.

“Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu-lintas. Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan,” pungkas IPDA Dayat.

Comments

comments

Share.

About Author