Akan Rampas Motor Dijalan, Dua Oknum Debt Collector Diamankan Polisi

0

Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si, siang tadi, Jumat (31/03/2017) sekira pukul 11.00 WIB, menggelar press release di halaman Mapolres Bojonegoro tentangĀ  kasus dugaan perampasan yang terjadi di Jalan Veteran pada hari Senin tanggal 27 Maret 2017 oleh tiga oknum debt collector. Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, diketahui perusahaan WOM Finance tidak menjalin kerjasama dengan perusahaan oknum debt collector tersebut, jadi perbuatan mereka tanpa dasar yang jelas.

“Setelah kita klarifikasi ke pihak WOM Finance, mereka mengaku tidak memberikan kuasa”, kata Kapolres.

Kedua tersangka yang sudah berhasil diamankan, yaitu K (46), alamat Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, dan S (40), alamat Desa Sumberagung Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. Sedangkan untuk tersangka M asal Desa Maibit Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, masih buron.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada Senin tanggal 27 Maret 2017 sekitar pukul 16.30 WIB, ketiga pelaku debt collector telah melakukan perampasan 1 unit sepeda motor Honda Beat di Jalan Veteran Desa Sukorejo Kecamatan Kabupaten Bojonegoro. Saat itu Honda Beat tersebut dikendarai Lutfi Oktaviani, dan sempat terjadi adu mulut atau cekcok dengan pelaku debt collector.

Pada saat bersamaan melintas 2 wartawan media elektronik yaitu dari media Kompas TV atas nama Yusti Balangga dan Metro TV atas nama eeng Yulianto dan langsung meliput kejadian perampasan motor Honda Beat itu, namun para pelaku debt collector tidak senang ada dua wartawan meliput. Akhirnya terjadi adu mulut dengan kedua wartawan, dan pelaku tersinggung hingga menutupi handycam milik kedua wartawan serta Pelaku juga melakukan pengancaman dan mengumpat kedua wartawan tersebut.

“Saat kedua wartawan hendak mengambil gambar dihalang-halangi pelaku debt collector”, imbuh Kapolres.

Setelah kejadian tersebut para korban membuat laporan ke Polres Bojonegoro.

Atas perbuatan tersebut, kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal Pasal 4 jo Pasal 18 UU RI No. 40 Tahun 1999 tentang UU Pers, dengan ancaman 2 tahun penjara. Serta Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan dengan ancaman 1 tahun penjara, juga Pasal 368 ayat 1 Jo 55 dengan ancaman 9 tahun penjara.

Sementara itu, melalui media tribaratanewsbojonegoro.com Kapolres berpesan kepada satu orang debt collector yang saat ini masih buron agar segera menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum yang ada. Sedangkan Untuk debt Collector yang lain agar jangan melakukan penyitaan dengan paksa dengan cara cara seperti preman, tidak melihat tempat dan cara cara kekerasan.

“Kepada pihak leasing silahkan meminta bantuan pengawalan dan pengamanan apabila ada masalah dengan masyarakat yang terbukti menunggak pembayaran”, pungkas Kapolres.

Comments

comments

Share.

About Author