Rumah Warga Malo Ludes Terbakar Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar

0

Bojonegoro – Peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu (03/12/2017) sekira pukul 08.30 WIB pagi tadi, rumah milik Hendro Suseno (30) warga Desa Sukorejo RT 003 RW 001 Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, ludes terbakar. Diduga sumber api berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan di ranjang tempat tidaur sehingga membakar kasur hingga api membesar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun rumah berikut seluruh perabotan milik korban hangus terbakar. Korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 35 juta.

Kapolsek Malo AKP Subarata, kepada awak media ini menerangkan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Minggu (03/12/2017) sekira pukul 08.30 WIB, korban sedang berada di pasar. Tiba-tiba saksi Sumanggir (50), tetangga korban, mendengar anak korban yang bernama Apip (6), berteriak-teriak sambil berlari keluar rumah.

“Saat itu saksi Sumangir melihat adanya kepulan asap yg keluar dari atap rumah korban,” terang AKP Subarata.

Selanjutnya, saksi yang waktu itu sedang bekerja di dekat rumah korban, segera mengajak saksi Sukirman (45), yang juga masih tetangga korban, untuk membantu memadamkan api dengan alat seadannya, namun kepulan asap tersebut semakin membesar dan api terus membesar.

“Saksi segera meminta bantuan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupeten Bojonegoro dan melaporkan ke Polsek Malo.” lanjut Kapolsek.

Setelah itu petugas segera mendatangi TKP dan saat itu mobil pemadam kebakaran telah datang dan berusaha memadamkan api.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga sumber api berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan di atas tempat tidur sehingga membakar kasur yang terbuat dari bahan spon yang selanjutnya api menyambar stop kontak tv di sebelahnya sehingga terjadi konsleting listrik, sehinga api dengan cepat membakar bangunan rumah yang mayoritas terbuat dari kayu dan bambu, yang sangat mudah terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun rumah berikut seluruh perabotan milik korban, ludes terbakar. Korban diperkirakan mengalami kerugia sebesar Rp 35 juta,” pungkas Kapolsek.

Sementara menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro Sukirno, bahwa Dinas Kebakaran Pos Padangan menerima laporan sekira 10.00 WIB dan langsung mengirimkan 1 (satu) unit mobil pemadam dan tiba di lokasi pukul 10.35 WIB.

“Mobil pemadam kebakaran terkendala akibat adanya perbaikan jalan Bojonegoro – Padangan, terang Sukirno.

Selanjutnya setelah dilakukan penyemprotan, api berhasi dipadamkan. “Api benar-benar dapat dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB,” terang Sukirno.

Comments

comments

Share.

About Author