Sidang Tipiring di PN Bojonegoro, 3 Orang Terdakwa Penjual Miras Tanpa Ijin Divonis Denda

0

Bojonegoro – Lagi-lagi, 3 orang pedagang minuman keras (miras) tanpa ijin, yang tertangkap saat dilaksanakan operasi pekat oleh jajaran Sat Sabhara Polres Bojonegoro, pada Senin (07/08/2017) kemarin malam, jalani sidang di Pengadilan Negeri Bojonegoro pada Selasa (08/08/2017) pukul 11.30 WIB siang tadi. Dalam sidang tersebut, terhadap ketiga terdakwa, hakim menjatuhkan vonis bersalah dan masing-masing terdakwa divonis pidana denda.

Kasat Sabhara Polres Bojonegoro, AKP Syabain Rahmat, menuturkan bahwa pada Selasa siang tadi, anggota Sat Sabhara Polres Bojonegoro, IPTU Eko BR, turut hadir sebagai saksi dalam sidang perkara tindak pidana ringan (tipiring) peredaran miras tanpa ijin, di Pengadilan Negeri Bojonegoro, yang dipimpin oleh hakim Haris S Lubis SH MH.

“Ada tiga orang terdakwa yang disangka melakukan tipiring, menjual miras tanpa ijin,” terang Kasat Sabhara.

Adapun ketiga terdakwa tersebut adalah Desi Asriyani (23), warga Desa Karyamulya RT 005 RW 002 Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat, yang terjaring razia petugas di dalam warung Desa Ngumpak Dalem kec. Dander Kab. Bojonegoro dan Muhaimin (41) warga Desa Tanjung Harjo RT 003 RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, yang terjaring razia petugas di warung Jalan Pondok Pinang Keluarahan Ngrowo Kecamatan Bojonegoro Kota serta Kaslan (59), warga Kelurahan Ngrowo RT 018 RW 003 Kecamatan Bojonegoro Kota, yang terjaring razia petugas di warung Jalan Pondok Pinang Keluarahan Ngrowo Kecamatan Bojonegoro Kota.

Kasat Sabhara menambahkan, bahwa para terdakwa disangka melanggar Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 38 Ayat (1), PERDA Kabupaten Bojonegoro Nomor 15 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum.

Dan dalam sidang siang tadi, terhadap terdakwa Desi Asriyani (23), dinyatakan bersalah dan divonis hukuman sanksi denda sebesar Rp 200 ribu, subsider 3 (tiga) hari kurungan dan biaya persidangan Rp 2 ribu. Untuk terdakwa Muhaimin (41) dan terdakwa Kaslan (59), dinyatakan bersalah dan divonis hukuman sanksi denda sebesar Rp 150 ribu, subsider 2 (dua) hari kurungan dan biaya persidangan Rp 2 ribu. Selanjutnya seluruh barang bukti disita pengadilan untuk dimusnahkan.

“Para terdakwa langsung membayar denda, sehingga langsung diperbolehkan pulang,” pungkas Kasat Sabhara.

Comments

comments

Share.

About Author