Tiga Orang Penjual Miras Jalani Sidang Tipiring di PN Bojonegoro

0

Bojonegoro – Lagi, 3 orang penjual minuman keras (miras) tanpa ijin, yang terjaring saat dilaksanakan operasi oleh jajaran Sat Sabhara Polres Bojonegoro, pada Kamis (27/07/2017 dan Selasa (01/08/2017), jalani sidang di Pengadilan Negeri Bojonegoro pada Rabu (02/08/2017) sekira pukul 13.15 WIB siang tadi. Dalam sidang tersebut, terhadap ketiga terdakwa hakim menyatakan bersalah dan masing-masing terdakwa divonis pidana denda.

Keterangan Kasat Sabhara Polres Bojonegoro, AKP Syabain Rahmat, ketiga terdakwa berinisial NR (38), warga Desa Sendangrejo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban, terjaring saat operasi petugas pada Kamis (27/07/2017) di warung miliknya yang berada di Jalan Lettu Suyitno Desa Banjarejo Kecamatan Bojonegoro Kota dan SR (62), warga jalan Lisman Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota, terjaring saat operasi petugas pada Selasa (01/08/2017) di warung miliknya yang berada di Jalan Lettu Suwolo Kelurahan Ngroworejo Kecamatan Bojonegoro Kota serta WSN (48), warga Desa Ngrayung Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, yang terjaring saat operasi petugas pada Selasa (01/08/2017) di warung miliknya yang berada di JalanHayam Wuruk Kelurahan Kadipaten Kecamatan Bojonegoro Kota.

“Ketiga terdakwa menjalani sidang tipiring pada Rabu (03/08/2017) siang tadi di PN Bojonegoro,” terang AKP Syabain.

Kasat Sabhara menambahkan, bahwa para pelaku disangka melanggar Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 38 Ayat (1), PERDA Kabupaten Bojonegoro Nomor 15 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum.

Sementara putusan sidang pada Rabu siang hari tadi, yang di pimpin hakim Iswahyudi SH MH, terhadap ketiga terdakwa hakim menyatakan bersalah dan masing-masing terdakwa divonis pidana denda sebesar Rp 150 ribu, subsider 3 hari kurungan.

“Selanjutnya seluruh barang bukti disita pengadilan untuk dimusnahkan,” imbuh Kasat Sabhara.

Selain divonis denda, kepada ketiga terdakwa juga diwajibkan membayar beaya sidang masing-masing Rp 2 ribu.

“Ketiga terdakwa langsung membayar denda, sehingga terdakwa langsung diperbolehkan pulang,” pungkas Kasat Sabhara.

Comments

comments

Share.

About Author