Sel. Jun 15th, 2021

Banjir Bandang Terjadi di Desa Bobol Sekar

Bojonegoro – Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (25/12/2018) siang hingga sore tadi, mengakibatkan sungai Kaliklampok yang berada di Dusun Dawe Desa Bobol Kecamatan Sekar, meluap, mengakibatkan belasan rumah dan area pesawahan warga di Dusun kaliklampok dan Dusun Dawe, Desa Bobol Kecamatan Sekar, tergenang luapan air.
Banjir yang tiba-tiba menerjang rumah warga tersebut sempat membuat warga panik, sehingga warga berusaha menyelamatkan diri, sambil mebawa barang-barang berharga serta hewan peliharaan mereka, agar tidak terbawa arus banjir.

Sebelumnya, pada Sabtu (08/12/2018) lalu, banjir serupa juga menggenangi sejumlah rumah dan area pesawahan warga, , di Dusun Grenjengan Desa Sekar.

Kapolsek Sekar, AKP Rumadi, dihibungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler pada Selasa (25/12/2018) malam menuturkan, banjir bandang tersebut disebabkan karena hujan deras yang terjadi mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB sore tadi, sehingga air dari daerah perbukitan luruh ke bawah bersama lumpur lalu masuk ke sungai Kaliklampok, yang melintas di Dusun Kaliklampok dan Dusun Dawe, namun karena sungai tersebut tidak bisa menampung limpahan air dari perbukitan, sehingga air meluber ke area pesawahan dan perumahan warga sehingga belasan rumah warga tergenang selama kurang lebih satu jam.

“Banjir datang dengan tiba-tiba sehingga warga desa setempat panik dan berupaya menyelamatkan diri,” tutur Kapolsek.

Setelah mendapatkan laporan, lanjut AKP Rumadi, pihak bersama pemerintah desa setempat dan Forpimka Sekar segera mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan identifikasi dampak banjir dan melakukan evakuasi warga yang dimungkinkan perlu mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Adapun rumah warga yang terdampak banjir tersebut antara lain 14 kepala keluarga yang berdomisili di RT 18 RW 06 Dusun Kaliklampok Desa Bobol, yaitu Paiman; Ranto; Karim; Dilem; Rambi; Paser; Sikan; Marijan; Rasiman; Suparno; Martoyo; Suwoto; Gono dan Tekat.

Selain itu, empat kepala keluargga yang bedomisi di RT 33 Dusun Dawe Desa Bobol yang juga tergenang banjir, yaitu Padi; Winarsih; Tarminingsih dan Tarmi.

“Tidak ada korban jiwa maupun hewan ternak yang meninggal. kerugian material masih dalam pendataan petugas.” kata AKP Rumadi.

Saat ini, aparat bersama perangkat desa dan warga setempat sedang berupaya membersihkan lumpur dari sisa-sisa banjir tersebut. “Saat ini air sudah surut. Warga mulai membersihkan rumah dari lumpur,” pungkas Kapolsek.

Comments

comments