Jum. Jul 30th, 2021

Beat Tabrak Beat, Tiga Orang Luka-Luka

Baureno – Kewaspadaan berkendara harus menjadi pegangan para pengguna jalan. Apalagi ketika melaju di jalan raya yang kondisinya mulus dan lurus. Jangan memacu kendaraan terlalu kencang. Sebab, kecepatan tinggi itu bisa menimbulkan kelengahan terhadap arus lalu lintas di depan dan belakang. Pinginnya cepat sampai, tapi tak tahunya malah celaka.

Seperti yang dialami M Arifin (29), warga RT 10 RW 02 Desa Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Akibat melaju terlalu kencang, pria ini menabrak pengendara motor di depannya yang hendak berbelok arah. Kejadian kecelakaan ini terjadi pada Jumat (04/03) siang sekira pukul 14.30 WIB, di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut wilayah Desa/Kecamatan Baureno.

Saat kejadian Arifin mengendarai motor Honda Beat bernomor polisi S 2808 AB. Sedangkan yang ditabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 3456 DE yang dikendarai Dinda (16), seorang pelajar, berboncengan dengan Nunuk (35), seorang guru. Keduanya beralamat di Desa Drajat RT 3 RW 1, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Marjuni (42), warga Desa Lebaksari RT 9 RW 4, Kecamatan Baureno, kecelakaan terjadi secara tidak terduga. Semula ada sepeda motor Beat yang dikendarai Dinda bersama Nunuk melaju dari arah barat ke timur. Ketika sampai di Desa Baureno, pengendara Beat ini menyalakan lampu sein sebelah kiri. “Keduanya hendak belok ke arah selatan atau menyeberangi jalan,” ujarnya.

Ketika kendaraan Dinda sudah mulai belok dan bergerak ke tengah jalan, tiba-tiba dari arah belakang muncul kendaraan Beat lain yang dikendarai Arifin. “Dia datang dengan kecepatan tinggi,” imbuh Marjuni.

Mungkin, pengendara motor dari arah belakang itu lengah dan kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya. Begitu tahu ada motor yang bergerak ke tengah hendak belok ke selatan, pengendara Beat nopol S 2808 AB kaget. Dia tidak sempat mengambil keputusan dibanting ke arah mana setirnya. Karena jarak semakin dekat. “Dia tidak mampu mengendalikan setir motornya, dan akhirnya terjadilah tabrakan itu,” tuturnya.

Pihak Kepolisian Sektor Baureno yang menerima laporan adanya kecelakaan itu, segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas segera memberikan pertolongan awal kepada para korban dengan membawanya ke Puskesmas Baureno. Selain itu juga dilakukan olah tempat kejadian dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

Menurut keterangan dari Polsek Baureno, akibat kecelakaan tersebut pengendara kedua motor mengalami luka-luka. Arifin mengalami luka cukup parah. Dia menderita luka patah tulang tangan kiri dan patah tulang selangka kiri. Sedangkan pengendara dan pembonceng Beat S 3456 DE hanya luka lecet di bagian pipi, dahi, tangan kanan, dan kaki kanan.

“Semua korban sempat dirawat di Puskesmas Baureno. Namun melihat luka yang dialami Arifin lumayan parah, dia dirujuk ke Rumah Sakit Bedah Mitra Lamongan. Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan Rp 1 juta,” terang Kapolsek Baureno AKP Mashadi.

AKP Mashadi, menambahkan, selain karena pelanggaran lalu lintas, kecelakaan kerap pula diakibatkan kurang hati-hati dan waspadanya dari pengendara. “Karena itu, tertib lalu lintas dan selalu hati-hatilah di jalan agar terhindar dari kecelakaan,” pesannya.(humas)

Comments

comments