Jum. Jul 30th, 2021

Bhabinkamtibmas Desa Blongsong Mediasi Orang Tua Yang Merantai Kaki Anaknya

Bojonegoro – Tadi siang Rabu (12/10) sekira pukul 14.00 wib Bhabinkamtibmas Desa Blongsong Brigadir Teguh bersama Muspika serta Dokter Puskesmas Kecamatan Baurno menyambangi rumah orang tua Khoiron, pemuda umur 22 tahun yang menderita gangguan jiwa dan dirantai kakinya oleh orang tuanya.

img-20161012-wa0078Kunjungan Bhabinkamtibmas Desa Blongsong tersebut bermaksud untuk memediasi orang tua Khoiron agar tetap memperlakukan anaknya layaknya manusia biasa, selain itu juga dengan mengajak Dokter Puskesmas guna untuk memeriksa kondosi kesehatan serta kejiwaan Khoiron.

Dokter Puskesmas Kecamatan Baurno, dr. Kus Indri Astuti menjelaskan bahwa, “kedatangan kami diajak oleh Bhabinkamtibmas dan Muspika untuk memeriksa kondisi Khoiron”, jelas dokter Indri saat memeriksa keadaan Khoiron.

Kondisi Khoiron saat mengidap gangguan jiwa dimulai tahun 2009, keluargapun sudah merupaya untuk mengajak Khoiron berobat dan pernah dirawat di Rumah sakit Jiwa Lawang Malang selama 3 bulan.

Setelah berobat dan dirawat selama 3 bulan di RS Jiwa Lawang Malang, kondisi Khoiron masih belum sembuh, bahkan Khoiron sering mengamuk dan memukul orang tuanya saat merawat Khoiron. Dengan kondisi seperti itu, akhirnya orang tua Khoiron memutuskan untuk merantai kaki Khoiron agar tidak mengamuk lagi kepada orang tuanya.

Mendengar adanya berita tersebut, akhirnya Brigadir Teguh mengajak Muspika serta Dokter Puskesmas untuk memediasi orang tua Khoiron agar tetap memperlakukan anaknya layaknya manusia pada umumnya dan menganjurkan untuk membawa anaknga berobat lagi di rumah sakit jiwa Lawang Malang.

“Kami menyarankan kepada orang tuanya agar Khoiron dibawa berobat lagi”, ungkap Brigadir Teguh.

Comments

comments