Jum. Jul 30th, 2021

Bocah Pengendara Motor Celaka di Jalan Gara-gara Hendak Menyalip Kendaraan di Depannya

Bojonegoro – Ini bisa jadi perhatian bagi orang tua agar tidak mengizinkan anaknya mengendarai sepeda motor. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Tulungagung Kecamatan Baureno, Sabtu (29/10/2016) malam sekira pukul 19.00 WIB. Seorang bocah berusia 16 tahun mengalami cedera otak berat karena kecelakaan ini.

Kecelakan tersebut melibatkan tiga kendaraan bermotor, Honda Beat bernopol S-2933-GD  yang dikendarai oleh Khoiri Abidin (16) pelajar asal Desa Kadungrejo RT 28 RW 14 Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Lawannya Sepeda motor Honda Beat bernopol S-6561-MX yang dikendarai oleh Abdul Aziz (35) warga Desa Wangunrejo RT 02 RW 01 Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan dan kendaraan truk yang belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ditempat kejadian bermula saat si bocah, Khoirul Abidin,  berjalan dari arah barat ke timur dengan Honda Beatnya, hendak mendahului kendaraan yang belum diketahui identitasnya. Namun sayangnya karena posisinya terlalu ke kanan, motor Khoirul Abidin menyerempet kendaraan truk yang berjalan dari arah berlawanan. Hingga kini belum diketahui identitas truk tersebut.

Akibatnya, Khoirul terjengkang bersama motornya. Pada saat yang bersamaan melaju motor Honda Beat  S-6561-MX, yang dikendarai oleh Abdul Aziz, dari timur ke barat. Sebab jarak sudah dekat dan pengendara  tidak bisa menguasai kendaraan akhirnya menabrak motor Khoirul yang tergolek di jalan.

Petugas dari Polsek Baureno segera mendatangi lokasi untuk memberikan penanganan. Khoirul Abidin mengalami luka parah sehingga harus segera dilarikan ke RS Muhammadiyah Babat.

“Akibat dari laka lantas tersebut Khoiri Abidin mengalami cedera otak berat,” terang Kapolsek Baureno AKP Mashadi.

Sedangkan Abdul Aziz hanya mengalami luka babras di beberapa bagian kulit dan cukup diobati di Puskesmas Baureno dan rawat jalan. Kerugian materi kecelakaan tersebut sekitar Rp 1,5 juta.

AKP Mashadi mewanti-wanti masyarakat, khususnya orang tua, agar melarang anaknya yang masih belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor. Menurutnya, anak-anak tersebut emosinya masih labil sehingga bisa berbahaya kalau naik motor. Acapkali mereka membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.

“Selain itu tetap selalu berhati-hati dalam berlalu lintas. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan menjadi kebutuhan,” pesannya.

Penanganan lebih lanjut kecelakaan tersebut diserahkan ke Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro.

Comments

comments