Sen. Sep 27th, 2021

Diang Lupa Dimatikan, 19 Ekor Kambing Hangus Terpanggang

Dander – Ketika sejumlah wilayah Bojonegoro di awal musim hujan ini heboh terjangan angin kencang, di Kecamatan Dander malah terjadi kebakaran. Kamis (12/11) siang tadi, satu rumah sekaligus kandang ternak kambing milik Tarmi (65), warga RT 15 RW 03 Dukuh Grogolan, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, tiba-tiba terbakar.

Kejadian bermula ketika pada Kamis (12/11) pagi, Tarmi membuat perapian (diang) yang biasa dinyalakan guna menghangatkan dan mengusir nyamuk untuk ternak kambing. Namun, setelah menyalakan perapian, Tarmi meninggalkannya untuk beraktivitas lain. Rupanya dia lupa mematikan api dari diang tersebut.

Nahas pun menghampiri Tarmi. Bara api dari diang itu tertiup angin dan menyulut daun-duan kering makanan kambing yang berserakan di sekitar kandang. Lalu api membesar dan membakar dinding rumah sekaligus kandang yang terbuat dari bahan bambu.

Tarmi baru mengetahui terjadi kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu dia mendengar suara percikan api dari dalam kandang. Kemudian dia langsung keluar rumah berlari menuju asal suara percikan api. Terkejut menyaksikan kandangnya dilalap api, Tarmi langsung berteriak minta pertolongan warga sekitar.

Kemudian warga berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Hingga petugas pemadam kebakaran dari PMK Pos Kota menerima laporan pukul 12.29 WIB dan sampai di TKP pukul 12.43 WIB. Kemudian api dapat dipadamkan pukul 13.10 WIB dengan mengerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran, 5 personil dan 3 anggota Tim Reaksi Cepat.

“Kebakaran terjadi karena pemilik kandang lupa tidak mematikan api diang, saat meninggalkannya beraktivitas,” ujar Kapolsek Dander AKP Sunarmin.

Kapolsek mengungkapkan, tidak ada korban manusia dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun akibat kebakaran itu 19 ekor kambing dan 20 ekor ayam mati terpanggang. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 70 juta. (humas)

 

*) Foto rumah sekaligus kandang milik Tarmi yang terbakar

Comments

comments