Rab. Jun 26th, 2019

Hadiri Pengukuhan Pengurus FKUB Wilayah Kerja V, Kapolres Bojonegoro Berharap Perbedaan Dapat Menjadi Suatu Kekuatan

Bojonegoro – Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama wilayah kerja V yang meliputi Kecamatan Kanor, Sumberrejo, Balen dan Sukosewu, pada Sabtu (08/11) telah dikukuhkan di Kantor MWC NU Desa Balen Kecamatan Balen Bojonegoro.

Pengukuhan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama wilayah kerja V dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Ketua FKUB Bojonegoro KH Alamul Huda, Kepala Kemenag Bojonegoro Drs. M Syamsuri, Forpimda, Forpimcam, Ketua FKUB Wilker V, dan para Tokoh Agama.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, pada kesempatan itu sangat mengapresiasi FKUB. Kapolres menyampaikan, bahwa di Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu FKUB yang kegiatannya sangat-sangat mendapat apresiasi dari Pemerintah maupun dari seluruh elemen masyarakat.

“FKUB Bojonegoro ini merupakan salah satu FKUB yang paling aktif kegiatannya karena pengurus pengurus FKUB ini memang merupakan orang-orang yang handal dalam pelaksanaan tugasnya,” kata AKBP Ary Fadli.

Dengan dibentuknya rayonisasi FKUB, Kapolres berharap segala perbedaan dapat menjadi suatu kekuatan, dan terus dapat memberikan pelayanan kepada warga masyarakat serta terus bisa bersama-sama menjaga keutuhan keamanan kondusifitas wilayah Bojonegoro sehingga dapat menguatkan dan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan dibentuknya rayon ini kita harapkan kinerja dari FKUB bisa dirasakan dan bisa betul-betul diimplementasikan di masyarakat,” ucap Kapolres.

Sementara itu, Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri menyampaikan bahwa tantangan saat ini tidak ringan, maka peran FKUB diharapkan dapat menjadi perekat bangsa sebagai perekat persatuan kesatuan bangsa. Karena bangsa ini terdiri dari banyak suku, banyak agama yang harus senantiasa bisa berjalan bersama-sama di dalam membangun dan mengisi kemerdekaan yang telah dirintis oleh para pejuang, oleh para founding fathers pendiri bangsa Indonesia.

“Misi dan visi dari kementerian agama yakni mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang taat agama, cerdas, mandiri dan sejahtera lahir batin”, kata Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri.

Untuk kesejahteraan lahir pertama menurut Kepala Kemenag Bojonegoro adalah harus melaksanakan taat pribadi dalam beragama. Kalau masing-masing pemeluk agama bisa melakukan taat dalam melaksanakan agamanya, maka akan terjadi suatu kerukunan, kebersamaan, saling memahami saling menghargai saling menghormati dan tercapai suatu bangsa yang cerdas dan kedamaian.

Comments

comments