Sen. Jun 24th, 2019

Di Kalitidu, Kapolres Bersama Bupati Berikan Pembinaan Kapasitas RT RW

Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si pada hari Selasa (03/04/2019) pagi bersama Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Mu’awanah memberikan pembinaan kapasitas RT RW Kecamatan Kalitidu di Pendopo Kecamatan Kalitidu. Hadir dalam acara tersebut selain Kapolres dan Bupati juga hadir Kapolsek Kalitidu AKP Syabain Rahmad Kusriyanto, Camat Kalitidu SH, Plt. Kadis PMD Kabupaten Bojonegoro serta Ketua RT dan RW se – Kecamatan Kalitidu.

Kapolres Bojonegoro dalam sambutannya mengatakan bahwa Kamtibmas yang aman merupakan hal yang mahal, untuk itu pejabat RT dan RW adalah bagian aparatur yang terdekat di masyarakat yang bisa membantu tugas Kepolisian dalam menjaga Kamtibmas dilingkungan terkecil.

Untuk mengantisipasi beredar berita dan isue yang tidak benar atau hoax di masyarakat, RT dan RW bisa menjadi mediator untuk meluruskan berita hoax yang beredar di masyarakat dengan memberikan berita yang benar.

“Pelaku penyebar berita haox bisa dikenai dengan UU ITE”, ungkap Kapolres.

Pada tanggal 17 April 2019 Pukul 06.00 -13.00 akan dilaksanakan pemungutan suara Pemilu 2019, Kapolres mengajak masyarakat jangan mau dipengaruhi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab yang ingin berbuat rusuh dan membuat kondisi tidak kondusif.

“Gunakan hak pilih dengan baik dan benar sesuai hati nuarani masing – masing”, himbau Kapolres.

Banyaknya jumlah TPS dan terbatasnya jumlah anggota Polri yang akan melakukan pengaman, untuk itu, Polri meminta bantuan kepada TNI untuk memback-up Polri dalam mengamankan Pemilu 2019.

Kapolres juga meminta kepada masyarakat untuk melapor dan memberikan informasi kepada Polri jika mengetahui maupun melihat hal – hal yang dapat berpotensi mengganggu keamanan.

“Semoga situasi Pemilu akan berjalan dengan aman damai dan tertib, dan situasi aman tersebut jaminannya adalah TNI dan Polri”, tegas Kapolres.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro dalam sambutannya mengatakan sebagai RT dan RW harus dapat mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat, misalnya BPMT bantuan pangan non tunai melalui pemutakhiran pendataan warga yang mendapatkan bantuan.

Bupati juga mengungkapkan bahwasannya masyarakat paham akan pelaksanaan pemilu 2019, karena hasil Pemilu akan menentukan arah kebijakan negara. Selain itu juga agar mengantisipasi isue hoax baik lisan maupun medsos.

“Jika nanti ada yang menghalang – halangi kita saat akan mencoblos ke TPS, laporkan kepada aparat setempat”, pesan Bupati.

Comments

comments