Sel. Okt 22nd, 2019

Kebakaran Bengkel di Bojonegoro, 5 Orang Luka-Luka, 1 Truk dan 7 Motor Ludes Terbakar

Bojonegoro – Kebakaran hebat terjadi pada Minggu (06/01/2019) sekira pukul 00.00 WIB, menghanguskan bengkel yang berada di Jalan Raya Bojonegoro – Cepu, turut Desa Talok Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, milik Pamuji (50), warga Desa Sumengko RT 004 RW 001 Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.

Sumber api atau penyebab kebakaran, berasal dari percikan bunga api dari diesel yang apinya menyambar bahan-bakan yang berada di dekatnya sehingga api membesar dan membakar bengkel barikut seluruh isinya.
Tidak ada korban jiwa namu lima orang mengalami luka-luka. Selain itu truk Fuso yang sedang berada di bengkel turut terbakar di bagian kepala truk dan tujuh unit sepeda motor yang berada di dalam bengkel, juga ludes terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai sebesar Rp 250 juta.
Peristiwa kebakaran ini, merupakan peristiwa kebakaran kedua yang terjadi pada malam hingga dini hari ini. Beberapa jam sebelumnya, pada Sabtu (05/01/2019) pukul 19.45 WIB, kebakaran terjadi di warung mie dan bakso, milik Sunarto (39) warga Desa Sumberarum RT 017 RW 006 Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Kalitidu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sugimat SAg, kepada media ini menuturkan bahwa kronologi kejadian kebakaran tersebut bermula pada Minggu (06/01/2019) pukul 00.00 WIB, saat itu pemilik bengkel, Pamuji, sedang menambal ban truk Fuso nomor polisi BH 8078 NU, di luar bengkel.
Aelanjutnya salah seorang pekerja menyalakan api untuk tambal ban dan bersamaan itu seorang pekerja yang lainnya, menyalakan diesel.

“Tiba-tiba ada percikan api dari diesel tersebut dan apinya semakin membesar, sehingga menyambar bahan-bakar yang ada di dekatnya dan membakar pealatan bengkel dan seruruh barang yang ada di dalam bengkel,” kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah api membesar, warga yang berada di sekitar bengkel segera berdatangan dan berupaya membantu memadamkan api sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro.

“Saat mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, kobaran api sudah membesar,” kata Kapolsek.

Sementara di dalam bengkel tersebut terdapat 7 unit sepeda motor, sehingga ketujuh motor tersebut ludes terbakar. Di luar bengkel juga ada tiga unit sepeda motor, namun ketiganya berhasil diselamatkan. Sedangkan truk Fuso , yang sedang berhenti untuk menambal ban, bagian kepala truk turut terbakar.

“Kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari 250 juta,” kata Kapolsek.

Saat itu, lanjut Kapolsek, salah satu korban luka-luka yang bernama Habib, sedang tidur di bengkel, sehingga segera dibangunkan oleh pemilik bengkel, namun korban masih mengalami luka-luka.

Adapun kelima korban luka-luka yaitu, Habib (50) warga Desa Sumengko RT 002 RW 001 Kecamatan Kalitidu, mengalami luka bakar pada kedua kaki dan kedua tangan serta wajah; Waras (33), warga Desa Talok RT 001 RW 001 Kecamatan Kalitidu, mengalami luka bakar pada kedua telapak kaki; Ahmad alias Tambit (38), warga Desa Mlaten RT 013 RW 003 Kecamatan Kalitidu, mengalami luka bakar pada kedua kaki dan kedua tangan; Anwar alias Nawir (28), warga Desa Mlaten RT 013 RW 003 Kecamatan Kalitidu, mengalami luka bakar pada kedua kaki dan kedua tangan serta wajah; dan Sayudi (53), pengemudi truk tronton nomor polisi BH 8078 NU, warga Deswa Ngampon Wetan RT 003 RW 004 Kecamatan Blora Kabupaten Blora, mengalami luka bakar pada telapak kaki kiri.

“Tidak ada korban jiwa. Lima orang yang mengalami luka bakar saat ini dirawat di Puskesmas Kalitidu,” kata AKP Sugimat.

Secara terpisah, Kabid Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno SSos, kepada media ini menuturkan bahwakebakaran diperkirakan mulai terjadi pada pukul 00.00 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro menerima laporan pukul 00.15 WIB dan pihaknya mengirimkan empat unit mobil pemadam kebakaran, dua unit dari Pos Bantu Padangan dan dua unit dari Pos Bojonegoro Kota, dengan kekuatan 12 personel. Petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 00.32 WIB dan proses pemadaman berlangsung hingga pukul 02.15 WIB.

“Api baru benar-benar dapat dipadamkan pada pukul 02.15 WIB,” terang Sukirno.

Comments

comments