Sab. Des 7th, 2019

Kembali, Seorang Pelajar Asal Ledokkulon Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Peristiwa Orang Tenggelam

Bojonegoro – Sahrul Prasetyo (12), pelajar yang beralamatkan di Gang Andongsari Kelurahan Ledokkulon RT 006 RW 002 Kecamatan Bojonegoro Kota, pada Selasa (21/08/2018) sekira pukul 14.40 WIB, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo yang berada di kelurahan setempat.

Sejak dilaporkan tenggelam, Tim SAR Gabungan sudah melakukan pencarian di lokasi kejadian musibah namun hingga berita ini di tullis, Selasa (21/08/2018) sekira pukul 21.00 WIB, korban masih belum diketemukan.

Sebagaimana diterangkan Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Eko Dhani Rinawan SH, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Selasa (21/08/2018) sekira pukul 14.30 WIB, korban dan teman-temannya, Renald, Afid, Ryan, Rosi, hendak mandi di sungai Bengawan Solo.

“Saat itu korban dan teman-temannya sudah diperingatkan oleh warga di sekitar sungai, agar tidak mandi karena dalam, namun korban dan teman-temannya masih tetap mandi di sungai,” terang Kapolsek sebagaimana dikutip dari keterangan saksi-saksi.

Kapolsek manambahkan, tidak lama kemudian warga mengetahui korban dan seorang rekannya tiba-tiba tenggelam, namun salah satu teman korban yang bernama Renald, berhasil menyelematkan diri sedang korban dan masih tenggelam. Pada saat itu, ada warga yang mengetahui dan langsung mengambil perahu untuk menolong teman korban.

“Namun hanya teman korban yang berhasil tertolong, sedang korban tidak berhasil ditolong dan tenggelam,” lanjut Kapolsek.

Mengetahui kejadian tersebut, selanjutnya warga berusaha mencari korban dan meminta bantuan pada Tim SAR BPBD Bojonegoro, guna membantu melakukan pencarian.

Sehubungan kondisi cuaca yang mulai gelap dan diperkirakan akan kurang efektif untuk melakukan pencarian, maka sejak pukul 17.30 WIB, petang ini, Tim SAR Gabungan untuk sementara menghentikan pencarian dan pencarian akan dilanjutkan pada Rabu (22/08/2018) pagi.

“Hingga pukul 21.00 WIB malam ini, korban masih belum ditemukan.” jelas Kapolsek
Secara terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia SSos, kepada awak media ini menjelaskan, bahwa setelah pihaknya menerima laporan, Tim SAR Gabungan segera melakukan pencarian di lokasi kejadian musibah.

“Tim SAR sudah mulai melakukan pencarian terhadap korban dengan menerjunkan satu unit perahu karet,” terang Nadif Ufia.

Nadif Ulfia menambahkan, selain melakukan penyisiran, berbagai teknik pencarian telah dilakukan Tim SAR, salah satunya menggunakan teknik peleburan, namun hingga pukul 17.30 WIB petang ini, korban masih belum di ketemukan dan sehubungan kondisi cuaca yang mulai gelap Tim SAR Gabungan untuk sementara menghentikan pencarian.

“Besok pagi, mulai pukul 06.00 WIB pencarian korban akan dilanjukan kembali dengan.” lanjut Nadif Ulfia..

Masim menurut Nadif Ulfia, meskipun tim SAR Gabungan untuk sementara menghentikan pencarian, anggota Tim SAR gabungan bersama warga setempat dan aparat dari kepolisian serta TNI, tetap melakukan pengamatan dari tepi sungai Bengawan Solo, dengan menggunakan bantuan penerangan senter.

“Anggota malam ini melakukan pengamatan dari tepi sungai Bengawan Solo. Jika sewaktu-waktu korban ditemukan, anggota Tim SAR gabungan dapat segera melakukan evakuasi.” pungkas Nadif Ulfia.

Comments

comments