Sen. Sep 27th, 2021

Kerugian Akibat Kebakaran 3 Rumah dan 2 Sekolah Di Sumberrejo Bojonegoro Capai Rp 650 Juta

Bojonegoro – Kebakaran hebat menghanguskan 3 bangunan rumah dan 2 bangunan sekolah yang terletak di pinggir jalan raya jurusan Bojonegoro – Babat, turut wilayah Desa Talun RT 005 RW 002 Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (14/08/2018) sekira pukul 00.30 WIB dini hari tadi.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 650 juta rupiah. Dan peristiwa tersebut sempat memacetkan arus lalu-linta di jalur Bojonegoro – Babat hingga puluhan kilometer dan selama beberapa jam, karena lokasi kebakaran berada di jalur tersebut.

Penyebab kebakaran atau sumber api, saat ini masih dalam penyelikdikan petugas namun diduga sumber api berasal dari korsleting arus listrik dari salah satu rumah korban.

Adapun bangunan rumah dan sekolah yang terbakar tersebut adalah rumah milik Suharto (48) yang ditempati Joni, rumah milik H. Israwan (45) yang di kontrak oleh Moh Fauzi Romadon, rumah dan toko milik Slamet Bagio (65) dan bangunan gedung sekolah TK Dharma Wanita Talun serta Gedung PAUD Fan Jaya Talun.

Kapolsek Sumberrejo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Singgih Sujianto SH, kepada awak media ini menjelaskan bahw berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kronologi peristiwa kebakaran tersebut bermula pada Selasa (14/08/2018) sekira pukul 00.20 WIB, salah satu penghuni rumah yang bernama Joni, hendak tidur, namun saat itu saksi mendengar suara seperti barang-barang pecah yang terjatuh dari dalam rumah atau warung milik H. Israwan yang di kotrak oleh Fauzi Romadon, yang saat itu tidak berjualan.

“Karena merasa penasaran dengan bunyi tersebut kemudian saksi Joni keluar rumah dan melihat di dalam rumah warung milik Moh Fauzi Romadon sudah terbakar,” jelas Kapolsek.

Pada saat bersamaan, saksi Joni mendengan suara teriakan dari saksi Yeni, yang pada saat itu sedang berada di dalam kamar rumah yang terbakar tersebut, sehingga saksi Joni langsung masuk dan mencoba untuk memadamkan api tersebut. Akan tetapi karena api semakin membesar, kemudian saksi Joni dan saksi Yeni segera berlari keluar rumah, sambil bertriak meminta tolong kepada warga sekitar sehingga warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan guna membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke perangakat desa setempat dan ke Polsek Sumberrejo. Warga juga meminta bantuan mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Pos Baureno,” terang Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, kobaran api yang mekin membesar dengan cepat membakar warung milik toko milik H. Israwan yang dikontrak Moh Fauzi Romadon, kemudian menjalar ke rumah milik Suharto (48) yang ditempati Joni lalu menjalar ke rumah dan toko milik Slamet Bagio serta bangunan gedung sekolah TK Dharma Wanita Talun dan Gedung PAUD Fan Jaya Talun.

Sementara, untuk membantu pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro mengirimkan 4 (empat) unit mobil pemadam kebakaran, guna membantu memadamkan api.

“Api dapat dipadamkan sekira pukul 03.50 WIB,” imbuh Kapolsek.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, para korban menderita kerugian material dengan rincian sebagai berikut, korban Suharto dan Joni, mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 150 juta. Korban H. Israwan dan Moh Fauzi Romadon, mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 100, korban Slamet Bagio mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 250 dan sekolah TK Dharma Wanita Talun mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 50 serta PAUD Fan Jaya Talun mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 100.

“Total kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 650 juta rupiah,” terang Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, dikarenakan lokasi kejadian berada di pinggir jalur jalan raya Bojonegoro – Babat, maka peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu-lintas di jalur tersebut macet hingga beberapa jam.

“Petugas Polsek Sumberrejo dan Sat Lantas Pos Sumberrejo, kami siagakan untuk melakukan pengaturan jalur tersebut,” pungkas Kapolsek.

Secara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Pos Baureno menerima laporan laporan pada pukul 01.05 WIB.

Selanjutnya pihaknya mengirimkan 4 (empat) unit mobil pemadam kebakaran, 2 (dua) unit dari Pos Bojonegoro dan 2 (unit) unit dari Pos Baureno, dengan kekuatan 11 personel.

“Api benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 03.50 WIB,” terang Sukirno.

Comments

comments