Korban Tenggelam di Bendung Gerak Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia

0

Bojonegoro – Diberitakan sebelumnya, Sukisno (40), warga Desa Mojosari RT 011 RW 002 Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (22/11/2018) sekira pukul 10.20 WIB kemarin pagi, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di area groundsill Bendung Gerak, di Desa Ringinrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.

Sejak dilaporkan tenggelam, Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro sudah berupaya melakukan pencarian, namun hingga Kamis (22/11/2018) kemarin petang, korban masih belum ditemukan, sehingga untuk sementara pencarian dihentikan.

Selanjutnya, pada Jumat (23/11/2018) pagi, Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro ditambah lagi tim dari BASARNAS Surabaya, kembali lakukan pencarian korban, hingga akhirnya pada pukul 10.05 WIB, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Informasi yang didapat awak media ini dari Koordinator Tim SAR Gabungan BPBD Bojonegoro, Sukirno SSos, bahwa tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur BPBD Bojonegoro, Polres Bojonegoro , Brimob Kompi C Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, Satpol PP Bojonegoro, Basarnas Surabaya dan relawan serta warga masyarakat setempat, pada Jumat (23/11/2018) mulai pukul 06.00 WIB pagi tadi, kembali lakukan pencarian terhadap korban.

“Dua unit perahu karet bermotor dengan kekuatan 30 personel, diterjunkan untuk lakukan pencarian korban,” tutur Sukirno.

Sukirno menambahkan, dalam pencarian tersebut, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dan menggunakan teknik peleburan dengan menggunakan perahu karet, di sekitar lokasi di mana korban dilaporkan tenggelam. Selain itu, tim SAR juga melakukan pencarian dengan penyelaman.

“Sekira pukul 10.05 WIB, tiba-tiba tubuh korban muncul ke permukaan air, yang lokasinya tidak jauh dari lokasi saat korban dilaporkan tenggelam. Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia,” kata Sukirno..

Senada dengan yang disampaikan Sukirno, menurut Kapolsek Kalitidu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sugimat SAg, bahwa Tim SAR Gabungan telah menemukan korban jenazah Sukisno (40), yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di area groundsill Bendung Gerak, pada Kamis (22/11/2018) sekira pukul 10.20 WIB kemarin pagi.

Kapolsek menambahkan, bahwa setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Pungpungan Kalitidu, untuk dilakukan visum dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilaksanakan oleh dokter Puskesmas Pungpungan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban.

“Penyebab kematian korban murni karena tenggelam,” tutur Kapolsek.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, keluarga korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan.

“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman,” pungkas Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, Sukisno (40), warga Desa Mojosari RT 011 RW 002 Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (22/11/2018) sekira pukul 09.0 WIB, berangkat dari rumah untuk memancing ikan di area Bendung Gerak Bengawan Solo, di Desa Ringinrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Saat itu, korban memancing ikan di tengah-tengah groundsill.

Oleh warga setempat yang juga sebagai petugas keamanan proyek tersebut, korban sudah ditegur agar tidak memancing di atas groundsill, karena air sedang pasang, namun korban tidak menghiraukan. Diduga korban terpeleset dan terjatuh sehingga terbawa arus hingga sekira 50 meter, hingga korban sudah tidak kelihatan lagi atau tenggelam.

Comments

comments

Share.

About Author

1