Mangkir Lagi, Tersangka Sg Akan Dijemput Paksa

0

Bojonegoro – Setelah Sg ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bahan bakar minyak (BBM) ilegal dalam proyek pengerjaan peninggian lahan (urukan rata padat) di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, pada hari Rabu (19/08), kini tersangka Sg tidak memenuhi panggilan penyidik Polres yang kedua, Kamis (27/08) kemarin.

Dalam pemanggilan yang kedua kemarin, Sg tidak memberikan alasan mengapa ia tidak bersedia hadir. Dalam kasus ini, Polres Bojonegoro akan segera menjemput paksa tersangka tersebut.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser, SIK, M.Hum, mengatakan apabila dalam pemanggilan pertama tersangka tidak datang, maka pihaknya akan melakukan pemanggilan yang kedua. Jika dalam pemanggilan kedua masih tidak datang, maka Polres Bojonegoro akan menjemput paksa tersangka tersebut.

“Dalam pemanggilan kedua ini, tersangka tidak memenuhi panggilan lagi, jadi kami akan segera jemput paksa tersangka tersebut,” terang Kapolres.

Dari kasus tersebut, Polres Bojonegoro telah mengamankan barang bukti berupa dua unit alat berat, dua jeriken warna putih berisi 70 liter solar yang dibeli dari SPBU Bojonegoro dan Tuban.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 60 miliar.(bgs/humas)

Comments

comments

Share.

About Author

1