Masyarakat Harus Bersatu Menciptakan Rasa Aman dan Nyaman

0

Kota – Dalam rangka cipta kondisi Operasi Lilin 2015, Kepolisian Resor Bojonegoro mengadakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada elemen masyarakat se-Kabupaten Bojonegoro  di Aula Satlantas Polres Bojonegoro, Selasa (22/12).

Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri 145 tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya komunitas motor, karang taruna, pelajar, pengurus perguruan pencak silat, dan lain-lain. Tampil sebagai narasumber yaitu Kapolres, Wakapolres, dan Ketua FKUB.

Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser SIK MHum menyampaikan rasa terima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir. Dia menambahkan, menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat adalah menjadi tanggung jawab bersama.

“Patut kita syukuri situasi di Bojonegoro ini masih kondusif, aman dan nyaman. Jika ada konflik masih tergolong konflik biasa,” ujar Kapolres.

Beliau memberi contoh konflik yang terjadi antara suporter Arema Malang dengan Surabaya United, yang berakibat korban jiwa, 2 orang meninggal. Itu terjadi karena setiap kelompok mementingkan egonya masing-masing. “Alhamdulillah di Bojonegoro tidak ada konflik seperti demikian,” imbuh Kapolres.

Selain itu, beliau menambahkan, dari info intelijen masyarakat perlu waspada karena ada kemungkinan muncul aksi teror menjelang Hari Natal dan Tahun Baru. “Sementara data tindak kriminalitas seperti curanmor, trendnya menurun. Namun angka kecelakaan masih tinggi,” terangnya.

Ditanya mengenai pengamanan menjelang Tahun Baru, AKBP Hendri Fiuser, menjelaskan, pihaknya akan mengadakan car free night pada malam tahun baru. Hal ini untuk menghindari kemacetan di jalanan yang rawan kecelakaan.
”Car free night akan dilakukan di jalanan sekitar Alun-Alun Bojonegoro saat perayaan tahun baru,”  jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro KH Alamul Huda, menyampaikan bahwa kerukunan dan toleransi antar umat beragama sangatlah penting. Dia berharap masyarakat Bojonegoro seperti sapu lidi, yang kuat jika bersatu.

“Lidi jika sendiri, akan lemah dan mudah patah. Tetapi akan jadi kuat jika bersatu. Maka warga Bojonegoro harus bersatu agar kuat, aman, nyaman dan tenteram,” pesan Ketua FKUB.  (humas)

 

*) Foto acara cipta kondisi operasi lilin 2015 di aula satlantas polres bojonegoro

Comments

comments

Share.

About Author

1