Mayat di Pinggir Jalan Lettu Suwolo Bojonegoro Diduga Korban Tabrak Lari

0

Bojonegoro – Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki yang diketahui bernama Kasiono Juliadi (47) warga Jalan Gubeng Klingsingan 4 Nomor 23 RT 006 RW 003 Kelurahan Gubeng Kecamatan Gubeng Kota Surabaya, pada Jumat (03/08/2018) sekira pukul 00.30 WIB dini hari tadi, ditemukan warga di depan toko yang terletak di Jalan Lettu Suwolo turut wilayah Kelurahan Ngrowo Kecamatan Bojonegoro Kota, Diduga, mayat yang ditemukan tersebut merupakan korban tabrak lari.

Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Eko Dhani Rinawan SH, menerangkan bahwa korban pertama kali ditemukan warga setempat yang bernama Indra Hariyono (32), warga Jalan Lettu Suwolo RT 018 RW 003 Kelurahan Ngrowo Kecamatan Bojonegoro Kota, yang selanjutnya oleh saksi dilaporkan ke Polsek Bojonegoro Kota.

“Saat petugas datang, korban diketahui telah meninggal dunia, dengan posisi tengkurap, kepala di timur dan kaki di barat. ” terang Kapolsek.

Selanjutnya, setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan otopsi. Selain itu, petugas juga telah menghubungi pihak keluarga terkait penemuan jenazah korban tersebut.

“Berdasarkan hasil visum yang dilakukan tim medis RSUD Bojonegoro, diduga orang tersebut adalah korban tabark lari,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, informasi yang diperoleh awak media ini dari tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, yang diketuai oleh dokter Supadjar, bahwa pada tubuh korban ditemukan luka babras pada telinga kiri diameter 8 sentimeter, luka robek daun telinga dalam panjang 3 sentimeter, pendarahan telinga kiri, patah tulang pelipis kiri, luka babras lutu kiri, luka babras punggung kaki kiri di dua tempat, luka babaras ibu jari kaki kiri diameter 2 sentimeter, luka babaras punggung kaki kanan pada dua tempat diameter 2 sentimeter, luka babaras di semua jari kaki kanan, luka robek pada dagu sedalam 1 sentimeter dan lebar 2 sentimerter yang diduga akibat benturan benda tumpul dan tanda-tanda patah tulang leher serta pendarahan pada otak.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Diduka luka-luka yang diderita korban akibat kecelakaan,” terang dokter Supadjar.

Sementara, saat ini pihak RSUD Bojonegoro telah dihubungi oleh pihak keluarga korban dari Surabaya, yang akan menjemput jenazah korban di RSUD Bojonegoro.

“Saat ini jenazah korban disimpan di kamar jenazah RSUD Bojongoro untuk menunggu penjemputan dari pihak keluarga,” pungkas dokter Supadjar.

Comments

comments

Share.

About Author

1