Karena Mogok di Atas Rel, MPU di Bojonegoro Ditabrak Kereta Api dan Terseret 500 Meter

0

Bojonegoro – Peristiwa kecelakaan kereta api terjadi pada Kamis (01/10/2018) sekira pukul 07.15 WIB, di perlintasan kereta api tanpa palang pintu tepatnya di kilometer 152 + 700 turut wilayah Dusun Ketawang Desa Baureno Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro.

Mobil penumpang umum (MPU) warna hijau yang mogok di perlitasan kereta api, ditabrak Kereta Api Maharani yang berjalan dari arah Surabaya menuju Semarang.
Tidak ada korban jiwa maupun lula-luka dalam kejadian tersebut karena kendaraan tersebut tidak sedang mengangkut penumpang. Sementara pengemudi kendaraan tersebut sudah keluar dari kabin kendaraan, sebelum kendaraan tersebut tertabrak kereta api.

Identitas kendaraan yang tertabrak tersebut, mobil Isuzu nomor polisi S 1037 UJ yang dikemudikan Agus Sukariadi (61), warga Desa Prayungan RT 005 RW 001 Kecamatan Sumberejo Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan yang menabrak kereta api Maharani, nomor KA 211 nomor loko pCC2039815, jurusan Surabaya Pasar Turi – Semarang, dengan masinis Arif TK dan Pembantu masinis Septiyan, keduanya tinggal di Perum Pasar PT KAI Pasar Turi Surabaya.

Kapolsek Baureno, AKP Marjono SH, kepada media ini menuturkan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Kamis (01/11/2018) sekira pukul 07.00 WIB, kendaraan MPU Isuzu nomor polisi S 1037 UJ, berjalan dari arah selatan ke utara, di jalan Dusun Ketawang Desa Baureno dan hendak melewati perlintasan kereta api.

“Pada saat melintas rel kereta api, tiba-tiba kendaraan tersebut macet di atas rel dan tidak bisa bergerak sehingga pengemudi kendaraan tersebut langsung turun dan meminta bantuan kepada warga sekitar.” jelas Kapolsek.

Selanjutnya oleh warga segera membantu mendorong mobil tersebut namun tidak bisa karena diketahui kondisi onderdil atau terot roda bagian depan mobil tersebut lepas, sehingga korban dan warga meminta tolong kepada karyawan proyek untuk mendorong mobil tersebut, dengan menggunakan ekskavator, yang kebetulan sedang mengerjakan proyek pengerukan di sekitar lokasi kejadian.

“Namun tiba-tiba terdengar suara peringatan dari pos perlintasan Dusun Ketawang, bahwa akan ada kereta api yang akan lewat, sementara saat itu meski sudah didorong dengan alat berat, posisi mobil masih berada diatas rel, sehingga mobil tersebut tertabbarak kereta api,” jelas Kapolsek.

Setelah tertabrak, mobil tersebut terseret hingga sejauh kurang lebih 500 meter, sehingga mobil tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah atau ringsek pada body bagian depan dan body samping kanan.

“Kerugaian material diperkitakan mencapai 45 juta rupiah,” lanjut Kapolsek.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut sempat menjadi tontonan warga.

“Kendaraan MPU yang tertabrak tersebut langsung dievakuasi, sehingga kereta api Maharani tersebut dapat kembali melanjutkan perjalanan.” pungkas Kapolsek.

Comments

comments

Share.

About Author

1