Sen. Sep 27th, 2021

Napi Kasus Teroris akan Dicampur dengan Mantan Bupati Bojonegoro

Kota – Napi kasus terorisme, Azmi Fuadi, setelah berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro untuk sementara akan ditempatkan di ruangan masa pengenalan lingkungan (Mapenaling) selama kurang lebih seminggu. Selanjutnya, terpidana Azmi Fuadi akan ditempatkan satu ruangan bersama narapidana kasus korupsi yaitu bersama mantan Bupati Bojonegoro, Mohammad Santoso, dan mantan Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Mochtar Setiyohadi.

Menurut Kepala Lapas Kelas II A Bojonegoro, Basir Ramlan, terpidana Azmi Fuadi nantinya akan dicampur dengan narapidana lainnya. Tetapi, kata dia, rencananya terpidana Azmi Fuadi akan dicampur dengan napi kasus korupsi yaitu Mohammad Santoso, Mochtar Setiyohadi, dan Abdul Muin. Tujuannya agar Azmi Fuadi yang terbilang masih berumur muda itu mendapatkan bimbingan dan arahan yang baik dari napi yang lebih dewasa.

‘Biar dia (terpidana Azmi Fuadi) mendapatkan bimbingan dari narapidana lainnya,” ujar Basir Ramlan.

Menurut Basir Ramlan, pelimpahan napi kasus terorisme ini merupakan pertama kali di Lapas Kelas II A Bojonegoro. Ia mengakui sejumlah napi kasus terorisme saat ini sengaja disebar di sejumlah lapas. Tujuannya agar para napi kasus terorisme itu tersebar dan tidak berada di satu lokasi atau satu titik.

Basir Ramlan mengatakan, ia tidak mengetahui apakah napi kasus terorisme itu akan ditempatkan sementara atau selamanya di Lapas Kelas II A Bojonegoro. Kemungkinan, kata dia, ia akan menghuni Lapas Kelas II A Bojonegoro sampai bebas.

Ia menyebutkan, jumlah narapidana dan tahanan yang kini menghuni Lapas Kelas II A Bojonegoro sebanyak 250 orang. Mereka merupakan narapidana kasus narkoba, kasus korupsi, dan kasus kriminal biasa. Jumlah napi ini, kata dia, masih belum overload karena kapasitas Lapas Kelas II A Bojonegoro maksimal 300 narapidana dan tahanan.

Terpidana Azmi Fuadi merupakan napi kasus terorisme limpahan dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Ia termasuk dalam kelompok Deko alias Dede Kodrat asal Poso dan jaringan Abu Roban. Dia ditangkap karena terlibat dalam kasus bom Beji. Terpidana Azmi Fuadi ini dikenal sebagai peracik bom dan telah melakukan beberapa kali aksi terkait terorisme di sejumlah kota di Indonesia

Terpidana Azmi Fuadi alias Anton alias Septi tertangkap di Banyumas pada 30 Desember 2013. Dia yang membocorkan safe house kelompok teroris di Ciputat.

Azmi Fuadi lahir di Bandung pada 13 September 1992. Ia lulus dari Pondok Pesantren Darussyahada pada 2009.  Ia pernah ikut dalam jaringan Mujahidin Kota, Jaringan Deko (Dede Kodrat asal Poso). Kemudian pada akhir perjalanannya sebelum tertangkap bergabung dengan sebagian anggota jaringan Abu Roban. Bersama kelompoknya melakukan sejumlah aksi terorisme di kota-kota di Indonesia. (humas)

 foto pemindahan napi kasus teroris di Lapas Kelas II A Bojonegoro

Comments

comments