Sen. Sep 27th, 2021

Pamit Ngarit, Warga Klampok (Kapas) Meninggal Mendadak di Sawah

Kapas- Masyarakat desa Klampok, Kecamatan Kapas, dikejutkan oleh seorang warga yang meninggal dunia mendadak di sawah desa, siang hari ini, Kamis (12/11).

Korban adalah Mukayat (65), warga RT 01 RW 01, Desa Klampok. Dia ditemukan meninggal dunia oleh istrinya di sawah setelah dicari-cari sebelumnya. Mukayat keluar rumah pada pukul 07.00 WIB untuk ngarit (jw. Baca: mencari rumput) untuk makanan ternaknya seperti hari-hari biasa. Namun, hingga siang hari, pukul 11.30 WIB, Mukayat belum pulang ke rumah.

Karena cemas, istrinya mencari ke sawah dan menemukan motor Mukayat terparkir di pinggir jalan sawah desa. Di dekat motor ada karung berisi rumput yang sudah penuh isinya. Sang istri terus mencari hingga kemudian tak jauh dari lokasi sepeda motor itu, sekitar 200 meter, menemukan Mukayat sudah dalam keadaan meninggal di salah satu petak sawah.

Ngarimin (75), yang juga sedang berada di sawah  tak jauh dari lokasi kejadian, membenarkan itu. Dia mengatakan dirinya tidak tahu kalau Mukayat meninggal. Dia kaget saat mendengar ada orang menangis histeris yang tak lain adalah istri korban. “Saya berada tak jauh dari lokasi. Dia sudah meninggal, tubuhnya sudah kaku,” terangnya.

Kapolsek Kapas, AKP Ngatimin, segera datang ke lokasi bersama timnya begitu menerima laporan. Dia mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh korban. Berdasar visum oleh Tim Medis oleh Bidan Desa, Budi Sri Yulianti, korban meninggal karena penyakit. “Dia (korban) punya darah tinggi. Sering mengeluh kepalanya pusing. Pihak keluarga sudah ikhlas,” kata AKP Ngatimin.

Disaksikan oleh Perangkat Desa, lanjut AKP Ngatimin, pihak keluarga menandatangai pernyataan menolak untuk dilakukan otopsi. Korban segera diserahkan dan dipulangkan untuk dimakamkan di pemakaman desa. (humas)

Comments

comments