Sel. Sep 17th, 2019

Polres Bojonegoro Berikan Pengamanan Apel Kebangsaan dan Deklarasi Gerakan Rabu Putih di Bojonegoro yang Diakan GP Ansor

Bojonegoro – Polres Bojonegoro berikan pengamanan dalam acara yang digelar oleh Geraka Pemuda (GP) Ansor, pada Minggu (24/03/2019) sore, yaitu Apel Kebangsaan yang mengambil tema Satu Janji Satu Negeri, di Alun-alun Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut juga dideklarasikan gerakan Rabu Putih, yaitu sebuah gerakan masyarakat yang bertujuan memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih Indonesia untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas; Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, Abdul Rochman;  Kasatkornas Banser, Alfa Isnaeni; Ketua PW Ansor Jatim, Abid Umar Faruq; Kasatkorwil Banser Jatim, Yunanto Wahyudi; Bupati Bojonegoro,  Dr Hj Anna Muawanah, Wakil Bupati Bojonegoro, Drs Budi Irawanto MPd; Ketua PC GP Ansor Bojonegoro; dan Ketua PCNU Bojonegoro serta tamu undangan lainnya.

Kabag Ops Polres Bojonegoro Kompol Teguh Santoso, SE yang memimpin langsung pengamanan jalannya acara di alun – alun Kota Bojonegoro mengungkapkan bahwa dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh GP Ansor ini, Polres Bojonegoro menerjunkan sebanyak 226 personil gabungan yang terdiri dari Gabungan Personil Polres Bojonegoro dan Peleton siaga dari Polsek jajaran.

Dari 226 personil yang terlibat, Kabag Ops juga menjelaskan bahwa personil juga telah diploting ditempat – tempat disekitar pusat acara dan mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.

“Anggota telah kami atur dan diploting agar acara tetap berjalan lancar, aman dan tertib hingga acara selesai”, jelas Kabag Ops.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, usai apel tersebut kepada awak media menuturkan bahwa maraknya hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian yang mewarnai kontestasi politik beberapa bulan terakhir, khususnya di media sosial, serta isu akan terjadi kerusuhan dan intimidasi dari kelompok tertentu pada Pemilu 2019 ini, sangat meresahkan masyarakat dan telah mengakibatkan masyarakat terbelah  serta mulai timbul rasa saling tidak percaya di tengah masyarakat.

“Jika dibiarkan terus berlangsung, maka akan merusak tatanan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tutur Gus Yaqut, sapaan Yaqut Cholil Qoumas.

Sebelumnya, di depan ribuan anggota Banser yang mengikuti apel, Yaqut mengajak masyarakat Indonesia memerangi hoaks, fitnah dan ujaran kebencian dan menciptakan kesejukan di sisa 24 hari jelang pemungutan suara pemilu, 17 April 2019 mendatang.

GP Ansor, lanjut dia, meminta masyarakat untuk tidak mempercayai isu akan adanya kerusuhan menjelang, saat dan paska Pemilu 2019, dan tidak perlu khawatir akan adanya intimidasi dari kelompok tertentu.

“GP Ansor mendorong sekaligus percaya Polri dibantu TNI, bertindak profesional dalam menjamin stabilitas politik dan keamanan Pemilu 2019. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu ragu atau takut menggunakan hak pilih mereka pada 17 April 2019 mendatang,” kata Gus Yaqut mengimbuhkan

Di akhir keterangannya, Gus Yaqut mengatakan, Pimpinan Pusat GP Ansor telah menginstruksikan kepada semua kader GP Ansor dan Banser untuk membantu Polri dan TNI.

“Pimpinan Pusat GP Ansor telah menginstruksikan semua kader GP Ansor dan Banser untuk membantu mengamankan situasi hari pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS-TPS di seluruh Indonesia.” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP GP Ansor, Abdul Rochman menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengadakan Rapat Koordinasi Nasional GP Ansor se Indonesia di Jakarta, gunan membahas situasi politik terkini, terutama menyangkut pemilu serentak.

Abdul Rochman menambahkan bahwa dalam Apel Kebangsaan di Alun-alun Bojonegoro hari ini telah dideklarasikan gerakan Rabu Putih, yaitu sebuah gerakan masyarakat yang bertujuan memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih Indonesia datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya atau mencoblos, pada Pemilu 17 April 2019 secara bebas dan nyaman, tanpa rasa takut atau merasa terintimidasi oleh kelompok mana pun.

“Gerakan Rabu Putih ini, yaitu sebuah gerakan masyarakat yang bertujuan memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih masyarakat Indonesia,” kata Adung, sapaan Abdul Rochman.

Comments

comments