Jum. Jul 30th, 2021

Polres Tetapkan dua Tersangka Kerusuhan EPC 1

Oleh : Mujamil E. Wahyudi

Bojonegoro – Polres Bojonegoro telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan yang terjadi di area proyek Engineering, Procurement and Contructions (EPC-1), Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang dikerjakan oleh PT. Tripatra – Samsung. Kerusuhan itu terjadi Sabtu (01/08/2015) lalu.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser, SIK, M.Hum memberikan keterangan bahwa dua pelaku kerusuhan yang diamankan tersebut merupakan karyawan sub kontraktor EPC 1.

Tersangka pertama adalah RA (19) karyawan PT. Wifgasindo, asal Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, Bojonegoro.

RA diduga melakukan pelemparan terhadap satu unit mobil menggunakan besi ulir mengenai kaca depan hingga pecah. Ra juga melempari pintu dan jendela kaca kantor klinik PT. Tripatra menggunakan batu dan bongkahan beton. Setelah itu, RA melempar kaca jendela ruang staff PT. Tripatra dan menendang blower AC yang terletak di depan ruang klinik.

Tersangka lain adalah DS (36), karyawan PT. Alhas, asal Desa Pulo Lor Kecamatan Kota, Kabupaten Jombang. DS ditetapkan sebagai tersangka karena ikut serta melakukan perusakan mobil, klinik kesehatan, ruang staff dan menendang blower ac itu.

RA dan DS ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bojonegoro pada Kamis (13/08/2015) lalu.

“Para tersangka kerusuhan yang terjadi di EPC 1 sudah kami tahan. Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” ujar Kapolres.

Para tersangka terancam Pasal 170 KUHP, yang menyebutkan secara bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. [Yud/moha]

Comments

comments