Sab. Des 7th, 2019

Puluhan Murid MIN Bojonegoro Dilarikan di Rumah Sakit Diduga Keracunan Teh

Bojonegoro – Setidaknya sebanyak 25 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) yang berlokasi di Jl. Dr.Sutomo turut Kelurahan Kepatihan Kecamatan Bojonegoro Kota pada Sabtu (11/08/2018) sekira pukul 09.30 WIB pagi tadi harus dilarikan ke rumah sakit, setelah mengalami pusing dan mual-mual. Diduga siswa-siswi tersebut keracunan setelah minum teh yang dijual oleh pedagang di sekolah tersebut.

Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan petugas Polsek Bojonegoro Kota. Petugas bersama petugas medis dari Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro Kota telah mengambil sampel minuman yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut untuk diperiksa ke laporatorium

Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Eko Dhani Rinawan S SH, ketika dikonfiramasi awak media ini membenarkan, bahwa sejumlah murid MIN Bojonegoro sempat dilarikan ke Rumah Sakit Aisiyah Bojonegoro setelah mengeluh sakit perut dan pusing serta mual-mual, setelah mengkonsumsi minuman teh.

“Setelah menjalani perawatan dan diberi obat di Rumah Sakit Aisiyah Bojonegoro, seluruh korban telah diperbolehkan pulang,” jelas Kapolsek.

Adapun kronologis peristiwa tersebut bermula, pada Sabtu (11/08/2018) sekira pukul 09.20 WIB, para murid kelas 3 dan 4 sedang melaksanakan jam istirahat.

“Saat itulah, anak-anak tersebut membeli dan meminum teh yang dikemas dalam gelas tersebut,” terang Kapolsek.

Selanjutnya, tidak lama berselang ada anak yang mengeluh sakit perut, pusing dan mual-mual yang diketahui telah mengkonsumsi minuman teh tersebut.

“Untuk menolong korban, pihak sekolah melakukan pertolongan pertama dengan memberikan minuman air kelapa kepada anak tersebut.” jelas Kapolsek.

Kapolsek melanjutkan, pada sekira pukul 10.15 WIB, rupa-rupanya murid yang keracunan bertambah banyak, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk mengevakuasi para siswa-siswi tersebut, ke Rumah Sakit Aisiyah Bojonegoro.

“Para murid yang keracunan tersebut dibawa menggunakan kendaraan pribadi para guru,” imbuh Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, setelah pihaknya mendapatkan laporan, Kapolsek bersama petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi, serta mendatangi RS Aisiyah Bojonegoro, untuk melihat kondisi para korban.

Selain itu, petugas juga telah meminta keterangan pada para saksi, mulai dari Kepala Sekolah dan para guru MIN Bojonegoro, para pihak dari pemilik merek teh yang diduga sebagai penyebab keracunan tersebut termasuk kepada penjual teh yang menjual teh di sekolah tersebut.

“Telah dilakukan pengambil sampel minuman tersebut oleh petugas bersama pihak Puskesmas Wisma Indah, untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium,” imbuh Kapolsek.

Beruntung, setelah mendapatkan perawatan dan diberikan obat oleh dokter di Rumah Sakit Aisiyah Bojonegoro, para murid tersebut diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Sekira pukul 13.30 WIB siang tadi, setelah selesai dilakukan pemeriksaan dan para diberikan resep dokter, selanjutnya para murid sudah diperbolehkan pulang ke rumah.” pungkas Kapolsek.

Comments

comments