Rumah Milik Warga Dander Bojonegoro Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 300 Juta

0

Bojonegoro – Kebakaran hebat menghanguskan rumah dan toko milik Sarimin alias Pake Lis (60), warga Dukuh Sumber Wuluh Desa Ngunut RT 008 RW 002 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (19/06/2018) sekira pukul 15.00 WIB sore hari tadi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun korban Sarimin (60), sempat terkena kobaran api sehingga menyebabkan luka bakar ringan pada tangan, kaki dan pipi atas. Akibat peristiwa kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material lebih dari Rp 300 juta.

Diduga, sumber api berasal dari korsleting arus listrik yang berasal dari kabel lampu hias milik korban yang sudah lama dipasang di atas tempat penyimpanan botol bensin sehingga percikan bunga api akibat korsleting listrik tersebut menyambar bensin yang di jual oleh korban, sehingga api langsung membesar dan membakar bagunan rumah dan toko berikut seluruh isinya.

Informasi yang diperoleh media ini dari Kapolsek Dander, AKP Wijiyanto, bahwa kronologi peristiwa kebakaran tersebut bermula saat korban atau pemilik rumah sedang berada di dalam rumah bersama istrinya yang bernama Lasminem (43), tiba-tiba melihat nyala api di sekitar tempat penyimpanan botol-botol bensin yang dijual sehari – hari.

Melihat nyala api tersebut, korban Sarimin bersama istrinya kaget dan panik, sehingga berusaha memadamkan nyala api sebisanya, sambil teriak – teriak meminta tolong pada para tetangga.

“Namun nyala api semakin membesar dan merembet ke barang-barang yang berada di dalam rumah dan toko,” jelas kapolsek.

Mendengan teriakan korban, warga sekitar segera berdatangan guna membantu memadamkan api dengan alat seadanya, sambil menghubungi mobil pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api.

“Tidak lama berselang datang 4 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran untuk membantu melakukan pemadaman, sehingga tidak lama berselang api berhasil dipadamkan.” lanjut Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun korban Sarimin (60), yang saat itu berupaya memadamkan api sempat terkena kobaran api sehingga menyebabkan luka bakar ringan pada tangan, kaki dan pipi atas. Korban segera dilarikan ke Polindes setempat untuk mendapatan perawatan medis.

“Akibat peristiwa kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material lebih dari 300 juta rupiah.” imbuuh Kapolsek.

Sementara itu, hasil penyelidikan dan olah TKP yang dilaksanakan oleh Tim Identifikasi dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro bersama patugas dari Polsek Dander, sumber api diduga berasal dari kabel lampu hias milik korban yang sudah lama dipasang di atas tempat penyimpanan botol bensin.

“Diduga kabel tersebut sudah lama dan aus sehingga terjadi korsleting hingga memunculkan percikan api, yang akhirnya menyambar bensin dan merembet ke barang-barang yang mudah terbakar di dalam rumah korban,” terang AKP Wijiyanto.

Sementara, dari hasil identifikasi, rumah tersebut berukuran lebar 10 meter dan panjang 20 meter, semi permanen, terbuat dari kayu dengan dinding juga terbuat dari papan kayu. Sementara atap terbuat dari seng.

“Rumah tersebut sehari – hari oleh pemiliknya dipergunakan untuk toko kelontong dan menampung barang dagangan palawija seperti jagung dan padi,” lanjut Kapolsek.

Seara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, menerangkan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran menerima laporan sekira pukul 15.15 WIB dan petugas sampai di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB.

Untuk membantu memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran mengirimkan 4 (empat) unit mobil pemadam kebakaran yang berasal dari Pos Bantu Temayang sebanyak 2 unit dan dari Pos Bojonegoro sebanyak 2 unit.

“Api benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 16.30 WIB,” terang Sukirno.

Comments

comments

Share.

About Author

1