Sen. Sep 20th, 2021

Rumah Warga Kasiman Bojonegoro Hangus Terbakar, Diduga Akibat Tabung Elpiji Bocor

Bojonegoro (Kasiman) – Lagi-lagi, kebakaran menghanguskan rumah milik warga di Kabupaten Bojonegoro. Kali ini kebakaran menghanguskan rumah milik Muhtadi (65), warga Desa Betet RT 009 RW 003 Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, yang terjadi pada Kamis (23/08/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Penyebab kebakaran atau sumber api, diduga karena tabung elpiji yang bocor sehingga nyala apinya membesar dan membakar atap dapur.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut namun akibat kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 70 juta.

Menurut keterangan Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, bahwa kebakaran diperkirakan mulai terjadi pada pukul 21.00 WIB.

Selanjutnya, Dinas Pemadam Kebakaran Pos Bantu Padangan menerima laporan sekira pukul 21.11 WIB dan setelah menerima laporan, Dinas pemadam Kebakaran Pos Bantu Padangan segera mengirimkan 2 unit mobil pemadam kebakaran berikut 4 personel.

“Petugas sampai di lokasi kejadian pukul 21.25 WIB,” terang Sukirno, Jumat (24/08/2018) pagi.

Sesampai di lokasi kejadian, petugas dengan dibantu anggota Polsek, Koramil dan Kecamatan Kasiman serta perangkat desa dan warga masyarakat setempat, segera melakukan pemadaman dan kobaran api dapat dipadamkan pada pukul 22.35 WIB

“Kobaran api cepat membesar dikarenakan rumah yang terbakar terbuat dari kayu dan di dalam rumah banyak barang yang mudah terbakar,” terang Sukirno.

Sementara itu, menurut Kapolsek Kasiman, AKP Subakir, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi dan dari hasil olah TKP, kronologi kebakaran tersebut bermula pada awalnya anak korban yang bernama Burhan (35), saat itu sedang merebus air di dapur menggunakan kompor elpiji.

“Kompor yang menyala tersebut kemudian ditinggal ke kamar mandi untuk mencuci kacang hijau yang akan dibuat kecambah.” terang AKP Subakir.

Kira-kira berselang 5 menit, api dari kompor gas ternyata sudah menjalar dan membakar atap dapur yang terbuat dari kayu jati sehingga anak korban tersebut berusaha memadamkan api dengan menggunakan gayung yang berada di kamar mandi.

“Akan tetapi api sudah terlajur membesar sehingga anak korban segera lari keluar rumah untuk minta pertolongan kepada para tetangga,” jelas AKP Subakir.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera datang untuk membantu memadamkan api dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran serta melaporkan kejadian tersebut perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Kasiman.

“Tidak lama berselang, datang mobil pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api, agar tidak menjalar ke rumah para tetangga korban. Namun rumah korban berikut seluruh isinya, tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar,” jelas Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek. bahwa dari hasil oleh TKP diketahui rumah korban yang terbakar tersebut terbuat dari kayu jati dengan dinding luar bangunan bata, dinding depan terbuat dari kayu jati.

Selain bangunan rumah, seluruh perabotan yang berada di dalam rumah berikut 2 (dua) unit sepeda motor milik korban juga hangus terbakar.

Sedangkan penyebab kebakaran atau sumber api, diduga berasal dari tabung elpiji yang bocor sehingga nyala apinya membesar dan membakar atap dapur.

“Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar 70 juta rupiah,” pungkas Kapolsek.

Comments

comments