Sen. Sep 20th, 2021

Satu Tersangka Masih Buron

Kota – Kepolisian Resor Bojonegoro masih terus melakukan pengejaran terhadap satu tersangka pelaku pengeroyokan Muhammad Irwanto di Desa Semenkidul, Kecamatan Sukosewu. Tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO) yakni AN, asal Desa Klepek.

Kasubag Humas Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi Basuki Nugroho SH, mengungkapkan, kasus pengeroyokan tersebut masih didalami, setelah menetapkan tiga tersangka dan tujuh saksi. Dalam kasus ini ada satu tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru.

“Ada satu tersangka yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO dan dalam kasus ini tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru. Untuk para tersangka telah kami tahan di Mapolres Bojonegoro,” terang Kasubag Humas, Jumat (25/09).

Seperti diberitakan, seorang pemuda bernama Muhammad Irwanto (25) warga Desa Klepek RT 17 RW 02 Kecamatan Sukosewu, tewas setelah dianiaya sekelompok pemuda di Dusun Kedungdowo, Desa Semenkidul, Kecamatan Sukosewu. Kejadian tersebut, terjadi pada malam takbiran Rabu (23/09) sekitar pukul 20.30 WIB, ketika korban sedang diboncengkan temannya yang bernama Nonok Setio Utomo (20) warga Desa Klepek RT 03 RW 01 Kecamatan Sukosewu, dengan mengendarai sepeda motor Honda CB.

Ketika sampai di depan warung milik Ateng, desa setempat, di mana terdapat kurang lebih 20 orang pemuda lainnya sedang berada di warung itu. Saat itu Nonok membleyer sepeda motornya sambil mengangkat roda depan motornya dan melintasi warung tersebut sambil melontarkan kata-kata yang bernada menantang, kemudian dikejar oleh Candra bersama seorang temannya menggunakan sepeda motor Yamaha RX King.

Setelah berhasil dikejar, sepeda motor Nonok diberhentikan dan kedua pemuda tersebut langsung memukuli korban berkali-kali hingga jatuh dan tergeletak, sementara Nonok berhasil melarikan diri. Tidak hanya sampai di situ, berikutnya datang lagi teman pemuda yang mengeroyok tersebut dan turut memukuli serta menendang korban yang sudah tidak berdaya.

Setelah segerombolan pemuda yang bertindak anarkis itu pergi, melihat temannya tergeletak dan tidak berdaya, Nonok berusaha menolong dan melarikannya ke Puskesmas Klepek Kecamatan Sukosewu, namun akhirnya nyawa korban tidak terselamatkan. (humas)

Comments

comments