Jum. Jul 30th, 2021

Sijago Merah Hanguskan Gudang Kapuk Di Baureno

polsek-baureno-bantu-kebakaran

Bojonegoro – Sijago merah hanguskan gudang kapuk di wilayah Baureno tepatnya di Desa Tulungagung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (28/09/2016) sekira pukul 13.30 wib. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, meski kerugian yang ditanggung korban bernilai ratusan juta.

kebakaran-baureno-bojonegoro

Gudang yang terbakar ini diketahui milik H. Sueb (56) warga RT 07 RW 02 Desa Tulungagung Kecamatan Baureno. Gudang yang berukuran 23 x 15 meter ini, cukup sulit dipadamkan lantaran isinya adalah kapuk. Pemadaman dilakukan selama kurang lebih satu setengah jam, sampai api benar-benar padam.

Menurut informasi dari Polsek Baureno, Pada hari Rabu (28/9) sekira pukul 13.30 Wib, pada saat Sdr.Edi dan Sdr.Tohir selaku operator blower (mesin pengurai bahan kasur lantai/kapuk) sedang mengurai kapuk, tiba tiba keluar percikan pada knalpot diesel (penggerak blower) sehingga percikan api tersebut mengenai kapuk yang berada disekitar blower dan terbakar, karena api cepat menjalar pada tumbukan bahan kasur lantai lalu pada saksi menyelamatkan diri ke luar gudang dan menghubungi warga sekitar guna memadamkan api, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baureno dan petugas Polsek Baureno langsung menuju lokasi dan menghubungi petugas Damkar Bojonegoro.

“Mendapati laporan dari warga tentang adanya kebakaran gudang kapuk, kita langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan lokasi dan segera menghubungi petugas Damkar,” terang Kapolsek AKP Mashadi

Petugas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan bahwa, kebakaran berasal dari mesin blower pengeringan berbahan bakar solar yang mengalami kerusakan dan memercikkan api. Api menjalar ke bahan mentah kasur berupa tumpukan kapuk dan kain.

“Kami mendapat laporan adanya kebakaran pukul 13.45 dari Polsek dan laporan dari warga bahwa telah terjadi kebakaran gudang kapuk, kami perlu waktu 10 menit untuk sampai di lokasi dengan menggunakan mobil damkar,” terang Sukirno, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro.

Dalam aksinya kali ini, lanjut Sukirno, BPBD menerjunkan 2 mobil Damkar dan 2 mobil water suply dengan personil 12 orang. Dan akhirnya api bisa dipadamkan pada pukul 15.30 wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian materi ditaksir sekitar 125juta,” pungkasnya.

Dengan adanya kejadian itu, Kapolsek berpesan kepada masyarakat untuk mewaspadai sumber-sumber yang bisa menyebabkan kebakaran, diharapkan masyarakat memperhatikan instalasi listriknya, kemudian benda-benda yang bisa menimbulkan api harap diperhatikan keamanannya,” pesannya.(humasresbjn)

Comments

comments