Tersengat Listri, Seorang Balita di Kedungadem Meninggal Dunia

0

Bojonegoro – Seorang balita bernama Muhammad Muklas Nur Habib bin Muhammad Toha (3), warga Dusun Tumpang Desa Kedungadem RT 001 RW 007 Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (11/03/2018) sekira pukul 16.00 WIB kemarin sore, meninggal dunia saat dalam perjalanan ke puskesmas setempat, akibat tersengat aliran listrik.

Sebelumnya, korban hendak menyalakan televisi namun saat memasang colokan kabel televisi ke dalam stop kontak, korban tesengat aliran listrik hingga jatuh terpental.

Menurut Keterangan Kapolsek Kedungadem, AKP Subakir, sebagaimana dihimpun dari keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Minggu (11/03/2018) sekira pukul 15.30 WIB, korban bersama saudaranya, Muhammad Ridho Maulana Nur Amin (9), sedang bermain air di depan rumah, selanjutnya keduanya masuk ke dalam rumah. Saat itu kakak korban bermain handphone sedangkan korban hendak menyalakan televisi.

“Saat memasang kabel televisi ke dalam stop kontak, korban tersengat arus listrik hingga jatuh terpentasl,” jelas Kapolsek.

Mengetahui adiknya tergeletak di tanah dan kejang-kejang, selanjutnya kakak korban memanggil memanggil ibunya yang selanjutnya ibunya memanggil ayahnya.

“Ayah korban segera berteriak minta tolong pada para tetangga, yang selanjutnya para tetangga berdatangan,” lanjut Kapolsek.

Setelah itu, ayah korban dengan dibantu tetangganya, langsung membawa korban ke Puskesmas Kedungadem, namun setelah sampai di Puskesmas Kedungadem, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke puskesmas,” imbuh Kapolsek.

Setelah pihaknya mendapat laporan, Kapolsek bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP dan meminta keterangan pada saksi-saksi.
Sementara, berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri jenazah, panjang mayat panjang 90 sentimeter, rambut hitam, kulit sawo matang, korban mengenakan pakaian kemeja lengan pendek warna biru motif garis dan celana kolor warna putih. Sedangkan berdasarkan pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Kedungadem, diketahui terdapat luka bakar pada jari tengah tangan kiri.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di badan korban. Penyebab kematian korban murni karena tersengat listrik,” lanjut Kapolsek.

Dalam peristiwa tersebut, kedua orang tua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Selanjutnya dengan dibuatkan surat pernyataan, yang disaksikan perangkat desa setempat, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman.

“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek.

Comments

comments

Share.

About Author

1