Rab. Des 7th, 2022

Tiga Terpidana Korupsi Buron, Kejari Gigit Jari

Kota – Pelaksanaan hukuman atas tiga terpidana korupsi yakni YS, AT dan SU, tetap akan dilaksanakan, namun masih menunggu hasil koordinasi. Ketiga terpidana itu ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) alias buron. Namun, karena hingga kini mereka belum ditemukan, Kejaksaan hanya bisa gigit jari.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Heru Choirudin, ketiga terpidana itu akan diburu sampai ketemu dan tertangkap. Selanjutnya, mereka akan dimasukkan bui sebagaimana putusan hukum yang telah diterimanya.

“Pelaksanaan hukuman tiga terpidana itu akan kita lakukan, tunggu saja,” ungkap Kajari, Jumat (09/10).

Dua terpidana YS dan AT diduga telah melakukan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2012 senilai Rp 4,2 miliar dengan ancaman pidana penjara 7 tahun. Sedangkan SR, diduga telah melakukan penyelewengan dana TKI tahun 2003 senilai Rp 606 juta dengan ancaman lima tahun pidana penjara denda Rp 300 juta subsider enam bulan pidana kurungan. Ditambah uang pengganti Rp 400 juta subsider 2 tahun pidana kurungan.

Kajari, menambahkan, tiga terdakwa hingga kini keberadaannya masih belum jelas. Saat surat pemanggilan dilayangkan kepada yang bersangkutan oleh Kejari Bojonegoro, yang bersangkutan atau tiga terdakwa tersebut tidak memberikan jawaban.

“Ia tidak memberikan jawaban terkait alasan ketidakhadirannya itu, saat ini mereka dalam daftar pencarian orang alias buron. Selanjutnya kami akan mengeluarkan surat perintah cekal kepada mereka supaya tidak melarikan diri keluar negeri,” imbuh pria berkacamata itu. (humas)

Comments

comments