Rab. Nov 20th, 2019

Tilang Operasi Zebra Didominasi Pelanggar Rambu Lalu Lintas

Kota – Operasi Zebra Semeru 2015 hari ketiga ini, Sabtu, (24/10) digelar di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Dusun Madean, Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro Kota. Sebanyak 117 pelanggar lalu lintas didapati melakukan pelanggaran sehingga harus ditilang dalam operasi yang bertema kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) ini.

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali), Ipda Mukari, pemimpin operasi Zebra Semeru ini, mengatakan bahwa penerima tilang didominasi oleh pelanggaran rambu lalu lintas. “Marka (pembatas) jalan banyak tidak diperhatikan oleh pengendara,” kata Ipda Mukari menerangkan.

Ipda Mukari menambahkan, kecelakaan lalu lintas sering kali dipicu oleh ketidakhati-hatian pengendara. Di jalur Bojonegoro-Cepu, kata Ipda Mukari, angka kecelakaannya cukup tinggi.

Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan karambol di jalur tersebut saat dalam perjalanan hendak ke sekolah (08/10). Belum lagi beberapa kecelakaan lainnya, di jalur tersebut, meski tidak memakan korban jiwa.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Anggi Saputra Ibrahim, mengatakan bahwa angka pelanggaran lalu lintas masih cukup tinggi. Itu bisa berarti kesadaran berlalu lintas masyarakat belum tertanam baik.

AKP Anggi mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak yang masih sekolah, agar berhati-hati dan menjaga mereka dari perilaku kurang hati-hati dalam berkendara di jalan raya.

“Dalam operasi ini masih ada 117 pelanggar yang berhasil kami tilang,” katanya. Dari jumlah tersebut, barang bukti yang ditilang adalah 108 berupa surat-surat dan sisanya, 9, berupa kendaraan bermotor. (humas)

Comments

comments