Jum. Okt 30th, 2020

Wakapolda Jatim Harapkan Netizen Berkontribusi Ciptakan Pilkada Serentak Tahun 2020 Aman, Sejuk Dan Damai

Bojonegoro – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Jawa Timur 2020 mendatang sejumlah Netizen di masing masing Polres jajaran Polda Jawa Timur mengikuti pembinaan oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo melalui Vidio Confrence (Vidcon) yang disampaikan langsung dari gedung Rupatama Mapolda Jawa Timur, Rabu (30/9/2020).

Wakapolda Jawa Timur yang didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dan para pejabat utama Polda Jawa Timur dan perwakilan netizen.

Adapun tema dalam kegiatan tersebut yaitu “Netizen Jatim Siap Jogo Jatim ” yang diikuti oleh perwakilan netizen dari seluruh Polres/ta jajaran Polda Jatim dan mengahdirkan nara sumber eksternal Prof. Dr. Suko Widodo dari Universitas Airlangga Surabaya.

Dalam membacakan sambutan Kapolda Jatim, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo menyampaikan bahwa media saat ini tidak hanya digunakan untuk menjalin silahturahmi tetapi juga disalahgunakan untuk menyampaikan berita berita hoax yang dapat menganggu kondusifitas harkamtibmas. Apalagi dalam waktu dekat akan dihelat pesta demokrasi Pilkada Serentak Tahun 2020, khususnya di wilayah Jawa Timur, yang mana pelaksanaannya berbeda dari biasanya karena dalam kondisi pandemi covid 19 yang harus diterapkan adanya protokol kesehatan secara ketat dalam setiap pentahapannya. Dengan situasi pandemi covid 19 saat ini maka pasangan calon akan menggunakan sarana media sosial dalam melaksanakan kampanye sehingga di perlukan netizen yang cerdas dalam bermedia sosial agar pelaksanaan pesta demokrasi tersebut dapat terlaksana dalam kondisi yang aman, damai dan sejuk.

Masih dalam sambutan Kapolda Jatim yang dibacakan Wakapolda Jatim para Netizen Jatim diharapkan dapat menjaga kemitraan yang baik dengan Polri dalam menjaga situasi harkamtibmas yang kondusif menjelang Pilkada Serentak Tahun 2020. Agar para netizen dalam pelaksanaan Pilkada Serentak tetap menjaga harkamtibmas dengan cara tidak membagikan berita berita hoax, khususnya dimasa pelaksanaan kampanye bahkan diharapkan dapat berkontribusi menetralisir berita yang bersifat negatif yang dapat mengganggu kamtibmas.

“Kawan kawan Netizen ini sangat dibutuhkan dalam pengawasan media sosial, karena dampak dari adanya Pandemi tidak sedikit nantinya diperkirakan akan banyak postingan postingan terkait Pilkada melalui akun medsos,” Terang Brigjen Polisi Slamet Hadi.

Dilanjutkan arahan Kabid Humas Polda Jatim menyampaikan bahwa keberadaan Netizen di polres jajaran yang berjumlah sekitar 700 personil diharapkan mampu membantu kepolisian dalam menciptakan suasana Jatim aman dan kondusif, sehingga bersama sama bisa menjaga Jatim menjelang dan juga saat pelaksanaan Pilkada serentak 2020 Jawa Timur.

“Merupakan kepanjangan tangan Polri kami yakin para Netizen di Jawa Timur mampu membantu kepolisian dalam menciptakan Pilkada aman damai dan sukses, serta dari tangan tangan rekan Netizen nanti bisa jogo Jatim,” Papar Kabid Humas Polda Jatim.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, didampingi Kasubag Humas Polres Bojonegoro AKP Ismawati dan Sejumlah Netizen Polres Bojonegoro mengucapkan rasa terima kasih kepada para Netizen yang selama ini telah membantu Polres Bojonegoro dalam melaksanakan kegiatan Kamtibmas Melalui Akun Media Sosial.

“Kami apresiasi kepada kawan kawan Netizen Bojonegoro dan juga para admin Medsos yang telah membantu Polres Bojonegoro dalam menciptakan suasana kondusifitas di Bojonegoro,” Ujar AKBP M Budi Hendrawan.

Kapolres juga menyampaikan bahwa dengan bantuan Netizen Bojonegoro, bisa mengkondisikan berbagai postingan di Medsos baik postingan Ujaran kebencian, Hoax dan juga yang berbau negatif dan menyampaikan postingan postingan positif demi terciptanya Kamtibmas di Bojonegoro.

Kapolres juga berharap dengan sumbangsih tenaga dan fikiran para Netizen ini Bojonegoro semakin aman damai dan tentram serta juga peningkatan ekonomi akan menjadi lebih baik, serta bisa memberikan edukasi terhadap masyarakat untuk lebih maju dan produktif menuju era 4.0.(waf/humas)

Comments

comments